Target Pencapaian Seluruh SKPD Pemkab Meranti Belum Maksimal di 2015
Jumat, 01 Januari 2016 12:34 WIB
MERANTI - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar rapat evaluasi kinerja seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di lingkungan Kepulauan Meranti, Kamis (31/12) kemarin. Seluruh SKPD diberi penilaian oleh Pj Bupati Kepulauan Meranti Edy Kusdarwanto terhadap kinerja mereka selama 2015.
Dalam rapat itu, Pj Bupati menilai target yang dicapai Pemkab Kepulauan Meranti belum sepenuhnya maksimal. Pasalnya, masih banyak dari beberapa SKPD yang belum menyelesaikan apa yang telah diprogramkan sesuai tupoksinya masing-masing.
"Semuanya sudah berlalu. Mengingat ini sudah penghujung 2015 masanya penutupan buku. Yang sudah dicanangkan tidak dapat lagi dilaksanakan sepenuhnya," kata Edy Kusdarwanto, ketika memimpin rapat evaluasi SKPD di lingkungan Pemkab Kepulauan Meranti yang dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Kepulauan Meranti, Jalan Dorak, Selatpanjang.
Hadir mendampingi Pj Bupati Kepulauan Meranti Sekda Kepulauan Meranti Drs H Iqaruddin, Asisten III Setdakab Tengku Akhrial, dan Kepala Bappeda Aza Fahroni. Terlihat hadir dalam rapat seluruh SKPD di lingkungan Pemkab Kepulauan Meranti.
Diungkapkannya juga bahwa dirinya seperti tidak dihargai ketika rapat evaluasi seluruh SKPD ini dilaksanakan. Ia menyebutkan rapat yang seharusnya dihadiri seluruh SKPD, namun masih tetap juga ada beberapa SKPD yang tidak hadir. "Saya meminta hadir seluruh SKPD, namun tetapi tak sepenuhnya yang hadir. Saya seperti tak dihargai," ungkap Edy di hadapan seluruh SKPD yang hadir waktu itu.
Asisten III Setdaprov Riau itu juga mengungkapkan terkait tata naskah program dari beberapa SKPD tersebut. Ketika dikoreksi, banyak yang menaikkan konsep, namun tetap juga berubah seperti sebelumnya. "Saya kurang paham tentang tata naskah setiap SKPD dinas. Pernah dikoreksi menaikkan konsep, tetapi ujungnya berubah kembali yang lama," sebut Edy.
Sebelumnya, ia mengatakan janganlah berpuas diri dahulu dengan apa yang sudah dikerjakan sudah memberikan hasil. Namun, hal itu sebaiknya dijadikan sebuah konsep untuk agar kita terus meningkat persentase kinerja untuk selanjutnya.
Karena waktu untuk penyelesaian memiliki rumus yang wajib digunakan yakni kordinasi dan pengendalian yang meliputi arah, cara, dan waktu. Tetapi seharusnya yang ditargetkan untuk penyelesaian, namun tidak berguna kembali dikarenakan waktunya sudah berlalu.
"Pengkajian konsep program seharusnya sesuai target yang diharapkan, dan sesuai dengan perencanaan. Bukan hanya sebuah konsep, tetapi ujung-ujungnya tidak bisa dilaksanakan," ujar Edy.
Untuk itu, diharapkan masing-masing SKPD mengetahui kelebihan dan kekurangan sehingga ke depannya dapat diperbaiki, dan meningkatkan kinerja masing-masing. Untuk memotivasi akan dilakukan kinerja dengan mengevaluasi lagi kinerja tiap SKPD, sehingga tiap SKPD dapat melakukan pembenahan di lingkungan masing-masing.
(rdk/hms/fan)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Bupati Meranti Ajak Seluruh Masyarakat Dukung Program Pembangunan
-
Sosial
Bupati Meranti Klaim Sukses Turunkan Angka Kemiskinan Meski Anggaran Minin
-
Ekbis
Sekda Klaim Kemampuan Anggaran Pemda Kepulauan Meranti Memprihatinkan
-
Hukrim
Puluhan Pengunjukrasa Geruduk Kantor Bupati dan DPRD Meranti
-
Hukrim
Korupsi Dana Desa, Dua Oknum Kades di Kepulauan Meranti Menghilang
-
Sosial
Wabup Meranti Hadiri Peringatan Ke-71 Bhayangkara dan Sunatan Massal

