• Home
  • Sosial
  • Tuntut THR dan Rapel Gaji, Puluhan Karyawan PT SAS Duri Mogok

Tuntut THR dan Rapel Gaji, Puluhan Karyawan PT SAS Duri Mogok

Kamis, 30 Juli 2015 11:31 WIB
BENGKALIS - Kamis, (30/7/15), puluhan karyawan Subkontraktor PT SAS Internasional yang beralamat di Jalan Lintas Duri-Dumai, Kilometer 3,5 Desa Balai Makam, Kecamatan Mandau, Bengkalis serempak melakukan mogok kerja. Alasan pembayaran penuh Tunjangan Hari Raya (THR) dan Rapelan pun menjadi penyebabnya.

"Dari pagi kami sudah bertahan didepan kantor ini pak. Sebelum hak kami dipenuhi, kami akan terus mogok kerja," ujar budi diamini puluhan pekerja lainnya saat ditemui riauterkini.com.

Selain pembayaran Rapelan dan THR tersebut, puluhan karyawan juga mengaku mendapat intimidasi oleh owner PT SAS yang bergerak dibidang RIC PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) tersebut.

"Sering kami diintimidasi oleh owner perusahaan ini. Setiap kami menagih hak kami, selalu ancaman yang keluar dari mulutnya. Sedikit-sedikit kami akan dilaporkan ke Polisi," ujar salah seorang pekerja yang mengaku telah bekerja dua tahunan di perusahaan tersebut.

Meski telah difasilitasi oleh perwakilan Dinas Tenaga kerja (Disnaker) Kabupaten Bengkalis dan Kapolsek Mandau, namun aksi mogok tetap berjalan tanpa dapat dikendalikan tepat didepan kantor PT yang dipimpin warga keturunan itu.

"Untuk solusi awal, kita yang akan ambil alih penyelesaiannya dikantor," ujar salah seorang perwakilan Disnaker Bengkalis singkat tanpa menyebutkan identitasnya.

Hingga berita ini diturunkan, puluhan pekerja PT SAS Internasional masih bertahan dengan membuat tenda seadanya dari terpal didepan perusahaan itu tanpa aktivitas apapun dibawah pengamanan ketat pihak kepolisian gabungan.

(rdk/rtc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags
Komentar