• Home
  • Sosial
  • Wabup Meranti Minta Kades Lukit Tertangkap Sedang Dugem di Tes Urine

Wabup Meranti Minta Kades Lukit Tertangkap Sedang Dugem di Tes Urine

Senin, 19 September 2016 12:23 WIB
Kades Lukit beberapa waktu lalu diamankan saat berkaraoke bersama dua wanita penghibur. Wabup Meranti minta ia dites urine.
MERANTI - Wakil Bupati Kepulauan Menteri, H Said Hasyim meminta agar Satpol PP menggiring Kepala Desa Lukit, Edi Gunawan untuk melakukan tes urine.

Pernyataan ini disampaikan Said Hasyim pasca terjaringnya oknum Kepala Desa wilayah Pulau Padang, Jum'at malam ditempat hibuaran malam bersama dua wanita penghibur. 

Menurut Said Hasyim, Tes urine dilakukan untuk membuktikan apakah kades bersih dari penggunaan narkoba atau tidak. 

"Hasil dari tes urine itu nantinya akan menjadi pembahasan interen kami," tutur Said Hasyim, Minggu (18/9/16) kemarin kepada wartawan. 

Sebagai pemimpin masyarakat, Kata Said Hasyim, tidak sepantasnya Edi Gunawan berprilaku yang mencontoh tidak baik bagi warganya. 

Kepala BNK Kabupaten Meranti ini juga mengaku, sudah sering menerima keluhan dari Warga Lukit terkait sang kades jarang ngantor dan sering mengunjungi tempat gemerlap malam hingga berhari-hari. 

Terkait sanksi tegas, seperti usulan pemecatan terhadap kades nakal tersebut, wabup mengatakan akan membahasnya terlebih dahulu bersama Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD). 

Terlebih, kades tersebut belum terbukti melakukan penyalahgunaan narkoba. 

Sementara Kades Lukit, Edi Gunawan ketika dikonfirmasi dikantor Satpol PP mengaku sering mengunjungi tempat dimana sarang wanita penghibur yang juga identik narkotika itu. 

"Malam ini tidak (mengunakan Pil Setan), Ya (sering) kalau bawa tamu," jawab Edi ketika ditanya terkait penggunaan pil setan (narkotika) dan seringnya mengunjungi tempat tersebut. 

Kades Lukit ini juga mengaku sudah dua hari di meninggalkan Desanya, dan malam sebelumnya juga terlihat berkaroke dengan wanita penghibur ditempat yang sama hingga dini hari.

(fan/rtc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags
Komentar