• Home
  • Sosial
  • Wabup Meranti Sebut Infrastruktur Pertanian Perlu Pembenahan

Wabup Meranti Sebut Infrastruktur Pertanian Perlu Pembenahan

Rabu, 01 Oktober 2014 16:42 WIB

SELATPANJANG - Kebutuhan pangan akan semakin meningkat seiring dengan peningkatan jumlah penduduk. Oleh karena itu, perhatian terhadap program dan pelaku usaha pertanian harus terus ditingkatkan, demi kesinambungan ekonomi masyarakat, khususnya di Kepulauan Meranti.

Demikian diungkapkan Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Drs Masrul Kasmy MSi, dalam sambutannya saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Dewan Ketahahan Pangan (DKP) Kabupaten Kepulauan Meranti, di Grand Meranti Hotel, Selatpanjang, Rabu (1/10).

Menurut Wabup, instansi terkait bersama seluruh komponen masyarakat tidak boleh lengah terhadap pentingnya menjaga ketersediaan kebutuhan pokok pangan ditengah-tengah masyarakat, khususnya yang dihasilkan dari lahan di daerah sendiri.

"Petani harus dapat bantuan dan pendampingan, serta memberikan penghargaan kepada para penyuluh pertanian yang berdedikasi tinggi, sehingga dapat memotivasi mereka dalam meningkatkan hasil pertanian di daerah ini," ujarnya.

Melihat kondisi sektor pertanian di Kepulauan Meranti saat ini, lanjutnya, Pemkab memandang bahwa infrastruktur pertanian masih perlu pembenahan, dilakukannya peningkatan kualitas air dan perluasan pasar serta perlu dukungan modal usaha pertanian.

Pentingnya perhatian terhadap sektor pertanian ini, menurut orang nomor dua di Kabupaten Kepulauan Meranti, sudah digambarkan dalam kisah Nabi Yusuf dalam Al-Quran Surah Yusuf ayat 43.

"Raja bermimpi tentang 7 ekor lembu gemuk dimakan oleh 7 ekor sapi kurus, kemudian padi kurus memakan 7 pucuk gandum yang gemuk. Disaat itu Nabi Yusuf mengingatkan kepada Raja untuk mempersiapkan ketersediaan pangan menghadapi musim paceklik," ungkap Masrul.

Untuk itu, tambahnya, program Ketahanan Pangan mesti menjadi perhatian bersama semua pihak. Tidak hanya melalui satker pemkab yang menyiapkan program untuk masyarakat, namun program itu juga harus didukung oleh Lembaga Perwakilan Rakyat dan lembaga kemasyarakatan lainnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Peternakan dan Ketahanan Pangan (DPPKP), Yulian Norwis SE MM, selaku Ketua Dewan Ketahahan Pangan (DKP) Kabupaten Kepulauan Meranti, mengatakan DKP memiliki peran dalam membantu merumuskan kebijakan program Ketahanan Pangan.

"Keberadaan DKP, merupakan wujud keikutsertaan masyarakat dalam melakukan evaluasi, pengendalian serta mewujudkan program Ketahanan Pangan, termasuk dalam hal penyediaan, distribusi sampai pencegahan masalah pangan dan gizi," terangnya.

DKP, lanjutnya, merupakan forum strategis berkala dan berkelanjutan untuk membahas dan merumuskan serta merealisasikan program Ketahanan Pangan. "Terutama untuk mengkoordinasikan dan sinergi kebijakan guna kemandirian Ketahanan Pangan di Kepulauan Meranti," jelasnya.

Hadir juga sebagai narasumber dalam kesempatan Rakor itu dari Badan Ketahahan Pangan Provinsi Riau, Nur Darmansyah. Sedangkan peserta terdiri dari para Kepala SKPD, Camat, Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA), pengurus Asosiasi Pedagang Pasar, para Pelaku Usaha dan lembaga tani lainnya.***(adv/hum/fan)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Sosial
Komentar