• Home
  • Sosial
  • Wabup Siak Salurkan Dana Zakat Tahap I di Kecamatan Koto Gasib

Wabup Siak Salurkan Dana Zakat Tahap I di Kecamatan Koto Gasib

Jumat, 06 Mei 2016 23:00 WIB
Wabup Siak Alfedri selaku Ketua Baznas Kabupate Siak menyerahakn zakat pola konsumtif kepada warga Kecamatan Koto Gasib di Masjid Al Mukminin Kampung Buantan I.
SIAK - Wakil Bupati Siak Alfedri menyalurkan dana zakat tahap I di Kampung Buantan I Kecamatan Koto Gasib, tepatnya di Masjid Al Mukminin. 

Turut hadir H Zubir Efendi MA selaku Sekretaris I Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Siak, Ihsan Tafiqi SSy selaku verifikator di Kecamatan Koto Gasib sekaligus Sekretaris Bidang Pengumpulan Baznas Siak, Novriadi SIKom petugas dan pengurus Baznas Siak, dan juga dihadiri oleh Sekcam sekaligus Ketua Badan Amil Zakat (BAZ) Kecamatan Koto Gasib Ari Darmawan beserta jajaran perangkat Desa Koto Gasib.

"Saya sangat berterima kasih pada masyarakat Koto Gasib  yang antusias dalam berzakat atau membersihkan harta. Harapan saya selanjutnya bisa lebih berkembang dan dipertahankan, agar penyaluran selajutnya bisa lebih besar dari sekarang tujuannya untuk meringankan beban bagi mustahik disekitar kita," kata Alfedri diawal sambutannya.

Dikatakannya, sebenarnya zakat mampu menjadi sebuah solusi bagi perbaikan ekonomi bangsa di negara ini. Oleh karena itu harus disadari bahwa zakat hakikatnya bukan hanya rukun Islam yang ketiga semata, tetapi juga harus diketahui bahwa zakat berperan pula sebagai pemberdayaan dan distribusi ekonomi. Khusus di Kabupaten Siak, lanjutnya, potensi zakat bisa mencapai Rp 36 miliar lebih. Tahun lalu saja dapat kumpulkan sebesar Rp 11 miliar lebih, dan diharapkan terus bertambah.

"Tak bosan-bosannya kami terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat maupun perusahaan untuk membayarkan zakatnya. Baik itu zakat profesi, zakat hasil pertanian dan perkebunan, maupun zakat penghasilan dan lain sebagainya," paparnya.

Alfedri mengingatkan, orang yang selalu membayar zakat, hartanya akan selalu dilimpahkan keberkahan oleh Allah SWT. Keberkahan harta ini akan berdampak kepada keberkahan hidup. Keberkahan ini lahir karena harta yang kita gunakan adalah harta yang suci dan bersih, sebab harta kita telah dibersihkan dari kotoran dengan menunaikan zakat yang hakekatnya zakat itu sendiri berfungsi untuk membersihkan dan mensucikan harta.

"Orang yang selalu menunaikan zakat, hartanya (dengan izin Allah) akan selalu terus tumbuh dan berkembang. Hal ini disebabkan oleh kesucian dan keberkahan harta yang telah ditunaikan kewajiban zakatnya," jelas Ketua Baznas Kabupaten ini.

Harapannya kedepan para mustahik ini  bisa mengelola dan zakat ini dengan baik, dan selanjutnya bisa menjadi si pembayar zakat atau muzaki. "Dan semoga kita semua menjadi orang-orang yang selalu disayangi Allah dan bertambah rezekinya dengan bersyukur dan mengeluarkan zakat," pungkasnya.

Di lain pihak, Sekcam Koto Gasib sekaligus Ketua BAZ Kecamatan mengatakan penyaluran zakat di wilayahnya berjumlah Rp 112.800.000, dengan rincian terbagai dari zakat Pola Usaha Produktif dan zakat Pola Konsumtif. Zakat pola usaha produktif Rp 77.750.000, terdiri dari 17 orang, untuk dana Pola Konsumtif Rp 33.600.000, terdiri dari 48 orang mendapat dana Rp 700.000 per orang, sedangkan dana amil Rp 1.450.0000.

Dirinya berharap dana ini bisa dikembangkan dan bermanfaat bagi mustahik yang menerima, serta bagi yang mendapat bantuan ternak semoga bisa dirawat dengan baik dan berkembang hewan ternaknya.

"Pola produktif terdiri dari bantuan ternak sapi berjumlah 2 orang, ternak kambing 7 orang, bantuan ternak ikan dengan bantuan keramba ikan 1 orang, bantuan untuk nelayan 1 0rang, dan bantuan pedagang harian 1 orang, semoga mustahik yang menerima bantuan ini bisa berkembang agar satu saat bisa menjadi muzaki," ujar Ari Darmawan.

(Infotorial/hum/nal)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags
Komentar