• Home
  • Sosial
  • Bupati Siak Curhat Soal Karlahut dan Berbagai Persoalan ke Wantasnas

Bupati Siak Curhat Soal Karlahut dan Berbagai Persoalan ke Wantasnas

Rabu, 12 Juli 2017 20:04 WIB
SIAK - Kunjungan kerja Wantanas ke Kabupaten Siak sangat membantu Pemkab Siak dalam menyampaikan berbagai persoalan langsung yang masih menjadi kendala bagi Siak dalam menyelesaikannya. 

Salah satunya soal keterbatasan daerah dalam penanganan kebakaran lahan dan hutan yang kini kewenangan dibidang hutan berada di pihak provinsi.

Hal itu dikatakan Bupati Siak Syamsuar saat membuka pertemuan kunjungan kerja Wantanas di ruang pertemuan Raja Indra Pahlawan kantor Bupati Siak, Rabu (12/7/2017) pagi.

"Berbagai permasalahan juga diahadapi Pemerintah Kabupaten Siak terkait pengelolaan sumber daya alam. Diantaranya kebijakan tentang bidang Pertambangan dari pemerintah pusat dan provinsi , hal ini juga memunculkan belum efektifnya tentang kewenangan dibidang hutan yang berada di pihak provinsi," kata Syamsuar.

Masih kata Syamsuar, Kabupaten Siak merupakan daerah yang rawan terjadi karlahut namun kebijakan peraturan penanganannya berada di tingkat pusat dan provinsi, sehingga kondisi ini membuat daerah mengalami keterbatasan dalam penanganan kebakaran hutan lahan dan beberapa persoalan lainya.

"Kabupaten Siak adalah daerah pemekaran dari Kabupaten Bengkalis yang meliputi Kawasan Hutan Tanaman Industri, Tahura (Taman Hutan Rakyat), Kawasan Hutan Lindung, Hutan Konservasi dengan 45% lahan dominan gambut," paparnya.

Menurut Syamsuar, implementasi Kementrian lingkungan hidup dan kehutanan dalam restorasi ekosistem lahan gambut berpengaruh terhadap masyarakat, karena banyak masyarakat yang bergantung perekonomiannya di bidang perkebunan kelapa sawit. Namun saat ini pemerintah daerah mulai mensosialisasikan berbagai tanaman yang bisa memberikan keuntungan dibidang pertanian.

"Kebijakan yang telah dilaksanakan oleh kabupaten Siak sebagai kabupaten hijau menjalin berbagai kerja sama dengan pihak lain diantaranya pihak BPBD, TNI, Polri dan juga masyarakat peduli api sebagai wujud kerjasama agar tercapai Siak bebas karhutla," katanya lagi saat mempresentasikan tentang pengelolaan sumber daya alam dan pemanfaatan hutan yang ada di Kabupaten Siak.

Bupati menambahkan, berbagai potensi lain juga dimiliki oleh kabupaten Siak diantaranya sektor Migas, Pertanian, Perkebunan, dan Perikanan.

Dalam kesempatan yang sama Birgjen TNI TNI Moh Hatta Umar Ruka, menjelaskan tugas Wantannas untuk merumuskan kebijakan dan strategi nasional, dalam rangka pembinaaan ketahanan nasional dan menjamin pencapaian tujuan kepentingan nasional membawahi 14 kementrian dan melaporkannya lansgsung kepada Presiden RI.

Wantanas juga memiliki tugas penting agar setiap warga negara memiliki semangat bela negara dan memperkuat ketahanan nasional.

Dalam pertemuan ini juga dibuka sesi diskusi dan tanya jawab dari seluruh unsur vertikal dari lintas forkopimda dan sejumlah perwakilan OPD di lingkup kerja pemerintah daerah kabupaten Siak.

Menurut jadwal, usai pertemuan dengan pemerintah kabupaten Siak, rombongan Wantannas bergerak meninjau perusahaan kertas yang ada di kecamatan Tualang.

(arf/grc)
Tags
Komentar