• Home
  • Hukrim
  • Berikut Ini Deretan Kasus Korupsi Dilingkungan Pemkab Siak

Berikut Ini Deretan Kasus Korupsi Dilingkungan Pemkab Siak

Rabu, 12 Juli 2017 19:57 WIB
SIAK - Pengamat sosial ekonomi Riau Dr. M Rawa El Amady menilai aneh opini WTP yang didapatkan Pemkab Siak sejak 2011-2017.

Sebab, sederatan kasus korupsi yang terjadi di Siak menjadi bukti bahwa masih terjadi penyimpangan anggaran di sana.

Beberapa kasus korupsi yang terjadi di Siak adalah:

Kepala Dinas PMK, AR yang ditetapkan tersangka dugaan kasus korupsi Simkudes 2015 oleh Kejari Siak. Audit BPKP menenukan kerugian negara sebesar Rp 1,163 miliar.

Eks Kepala Bidang SD Disdikbud Siak, Sofyan juga ditetapkan tersangka pada tahun 2016 lalu oleh Tipikor Polres Siak.  Ia terjerat kasus korupsi Bansos Kemendikbud untuk program e-learning. Bansos itu senilai Rp 2,5 miliar.

Berdasarkan audit BPKP terjadi kerugian negara sebesar Rp 763 juta, sehingga ditetapkan Sofyan dan Indra Syahril sebagai tersangka. 

Sofyan saat program bergulir menjabat Kepala Bidang SD di Disdikbud Siak, sedangkan Syahril adalah rekanan pengadaan program e -learning itu.

Selain itu, Tipikor Polres Siak  juga menangani korupsi dana APB Kampung Langkai dengan kerugian negara Rp 500 juta. Tersangka pada kasus ini adalah bendahara Kampung Langkai itu sendiri, yakni SS.

Mengejutkan lagi, kepala SMKN 1 Mempura inisial SW juga ditetapkan tersangka pada 2016 lalu oleh Kejari Siak. Ia terjerat dalam dugaan kasus korupsi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Penghulu Muara Bungkal Kecamatan Sei Mandau, Kabupaten Siak,  inisial AA ditahan Kejaksaan Negeri (Kejari) Siak, Rabu, 5 Oktober 2016 lalu. Ia diduga melakukan tindak pidana korupsi  pencetakan sawah seluas 170 Ha. 

Kerugian negara mencapai Rp 450,4 juta. Namun, dia tidak sendirian ditahan, seorang ASN pada penyuluhan pertanian di dinas Holtikultura Siak, inisial SA.

Hingga saat ini, sejumlah kasus korupsi itu sudah ada yang selesai sidang, dan pelaku sudah terpidana. 

Namun Tipikor Polres Siak dan Kejari Siak juga masih melakukan Puldata dan Pulbaket sejumlah kegiatan yang berpotensi ada penyelewengan anggaran di sana.

Salah satu contohnya terkait dugaan penyelewengan perjalanan dinas, bantuan hibah secara berturut-turut ke satu yayasan.

Sumber: Tribun Pekanbaru
Tags Korupsi
Komentar