Wagubri Kagumi Peralatan Penanggulangan Karhutla RAPP di Riau Expo 2014
Senin, 22 September 2014 14:08 WIB
PEKANBARU - PT. Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) kembali berpartisipasi dalam kegiatan rutin Riau Expo 2014, yang berlangsung Minggu (21/9) hingga Sabtu (27/9) di Purna MTQ, Pekanbaru. Iven tahunan bersempena dengan Ulang Tahun Propinsi Riau ini, dibuka oleh Wakil Gubernur Riau (Wagubri), H. Arsyadjuliandi Rahman.
Dalam pameran Industri dan Usaha Kecil Menengah (UKM) ini, Wagubri, didampingi Ketua DPRD Riau, Suparman, Danrem 031 WB, Brigjen TNI Prihadi Agus Irianto, Danlanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Kolonel PNB M Khairil Lubis beserta jajaran pejabat lingkungan Setdaprov Riau menyempatkan diri untuk berkunjung ke stan perusahaan penghasil bubur kertas dan kertas terbesar di Asia Tenggara ini.
Menerima kunjungan Wagubri, Corporate Communications Head RAPP, Djarot Handoko langsung memperkenalkan beragam program dan produk unggulan yang diperagakan di stan RAPP kali ini. Salah seorang tim dari RAPP memperkenalkan sebuah peralatan canggih yang disebut Phantom Vision, yakni sejenis pesawat helikopter 4 baling-baling kendali jarak jauh (remote control). Phantom Vision tersebut berfungsi sebagai patroli untuk memantau terjadinya kebakaran lahan, melihat kondisi perambahan dan bisajuga memantau banjir.
"Ini salah satu penerapan teknologi canggih dalam patroli kebakaran, phantom vision, yang mampu terbang selama 60 menit dengan radius 500 meter. Pesawat tanpa awak ini dilengkapi kamera khusus dan bisa pulang sendiri jika melewati radiusnya," jelas salah seorang Fire Officer RAPP, Puspita Wulandari yang bertugas di stan tersebut.
Selain itu, juga ditampilkan sejumlah kelengkapan pemadam kebakaran khusus kebakaran lahan seperti pompa Mark III, Mini Striker dan Fluto lengkap dengan aksesorisnya, nozzle dan selang, pemantau cuaca, (hydrometer) untuk mengukur kelembaban dan suhu, Rain Gauge untuk mengukur prakiraan cuaca, alat komunikasi HT, teropong, dan GPS Garmin untuk menentukan koordinat di lapangan.
Tidak ketinggalan, RAPP juga menampilkan berbagai program Community Development (CD) di antaranya program membatik bagi para ibu di desa sekitar wilayah operasional perusahaan, program kerajinan tangan, madu sialang, dan berbagai program lainnya. Ditampilkan juga, demo langsung di stan tentang cara membatik oleh ibu-ibu binaan program CD RAPP yang telah mampu memberikan nilai tambah bagi penghasilan keluarga.
Kemudian RAPP juga menunjukkan bukti komitmennya terhadap pengelolaan hutan secara lestari dengan menampilkan bentuk bibit akasia sebelum ditanam di lapangan. Komitmen tersebut dituangkan dalam bentuk kebijakan 1:1 atau satu hektar hutan tanaman untuk satu hektar hutan konservasi. Program tersebut bertujuan untuk melestarikan, melindungi dan merevitalisasi sumber daya hutan di Indonesia. ***(rls)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Hari Raya Waisak 2026 Jadi Bukti Kokohnya Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
-
Politik
Hewan Kurban Presiden di Dumai, Sapi Samson 950 Kilogram Jadi Kebanggaan Peternak Lokal
-
Sosial
Hari Kenaikan Yesus Kristus 2026, Menag Ajak Perkuat Harmoni dan Persatuan
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Ekbis
Hari Buruh Internasional 2026, Prabowo Resmikan UU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan

