• Home
  • Sosial
  • Walikota Pekanbaru Ajak Kembali Muliakan Sang ibu

Peringatan Hari Ibu ke 85,

Walikota Pekanbaru Ajak Kembali Muliakan Sang ibu

Rabu, 18 Desember 2013 15:54 WIB

PEKANBARU - Peringatan Hari Ibu ke 85 Tahun 2013 yang jatuh pada hari Ahad tanggal 22 Desember Lusa, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, Rabu (18/12/13) gelar upacara di Lapangan Perkantoran Walikota Pekanbaru. Bertindak sebagai Inspektir Upacara Walikota Firdaus. 

Peringatan Hari Ibu kali ini mengambil tema tema “Peran Perempuan dan Laki-laki dalam Mewujudkan Demokrasi yang Partisipatif dan Pembangunan yang Inklusif”. 

Melalui Peringatan Hari Ibu ke-85 ini diharapkan seluruh lapisan masyarkat, melakukan intropeksi kembali terhadap upaya dan perjuangan yang telah dilakukan kaum perempuan. 

Membaca sambutan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI Linda Amalia Sari Gumelar, Walikota menjelaskan bahwa peringatan Hari Ibu ke-85 tahun 2013 dimaksudkan untuk senantiasa mengingatkan seluruh rakyat Indonesia, terutama generasi muda akan makna Hari Ibu. 

Firdaus menambahkan, momentum Hari Ibu juga dijadikan sebagai refleksi dan renungan bagi kita semua, tentang berbagai upaya yang telah dilakukan dalam rangka memajukan pergerakkan perempuan di semua bidang pembangunan. 

Perjalanan panjang selama 85 tahun, telah mengantarkan berbagai keberhasilan bagi kaum perempuan dan kaum laki-laki, dalam menghadapi berbagai tantangan global dan multi dimensi, khususnya perjuangan untuk mewujudkan kesetaraan gender di Indonesia. 

"Arti penting lainnya dari PHI adalah upaya untuk mewariskan nilai-nilai luhur dan semangat perjuangan yang terkandung dalam sejarah perjuangan kaum perempuan kepada seluruh masyarakat Indonesia, terutama generasi penerus bangsa agar mempertebal tekad dan semangat untuk bersama-sama melanjutkan dan mengisi pembangunan, dengan dilandasi semangat persatuan dan kesatuan," terang Fordaus.

Kepada masyarakat Pekanbaru sendiri, walikota mengimgatkan bahwa sosok ibu adalah sosok yang sangat mulia. Maka wajib hukumnya bagi semua umat untuk memulyakannya. 

"Dalam Islam sendiri derajat ibu ditinggikan tiga derajat dari kaum ayah," terangnya. "Surga juga berada dibawah telapak kaki ibu. Artinya kita harus meminta restu dari ibu," tambahnya.***(tam) 
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Sosial
Komentar