• Home
  • Sosial
  • Walikota Pekanbaru Minta Korpri Lakukan Revolusi Mental

Walikota Pekanbaru Minta Korpri Lakukan Revolusi Mental

Selasa, 04 November 2014 13:40 WIB
PEKANBARU : Jelang pengukuhan kepengurusan Korps Pegawai Republik Indonesia (korpri) Kota Pekanbaru pada 10 November 2014 mendatang, Walikota Pekanbaru menggelar audensi dengan seluruh kepengurusan Korpri di rumah Dinas Walikota, Jalan Ahmad Yani Pekanbaru, Selasa (04/11/2014).

Dalam diskusi singkat tersebut, Walikota Pekanbaru menekankan kepada seluruh pengurus untuk menerapkan revolusi mental kepada seluruh pegawai, dimana program ini telah digaungkan Presiden Republik Indonesia pilihan rakyat Joko Widodo yang lebih akrab dengan panggilan Jokowi.

"Maka dari itu mari kita mengubah mental pegawai, jika sebelumnya pegawai menunggu anggaran dulu baru ada kerja, ini harus diubah kerja, kerja dan kerja demi terciptanya pelayan yang prima kepada masyarakat. Otomatis visi dan misi kota Pekanbaru menjadi kota Metropolitan yang Madani akan terwujud," ungkap Firdaus.

Dikatakannya, seluruh pegawai harus mengetahui tugas dan fungsinya dalam bekerja, jangan hanya duduk diam saja. Inilah tugas yang menanti kengurusan korpri kota Pekanbaru yang baru untuk merubah mainsed setiap pegawai menjadi lebih baik lagi.

"Mari terapkan dua falsafah dalam diri setiap pegawai yakni seperti panah dan biliar. Maksudnya panah adalah pegawai harus bisa bergerak cepat dan tepat, sementara biliar pegawai itu harus kreatif dan memiliki pertimbangan yang matang. Dengan menerapkan dua falsafah itu maka pegawai pasti memiliki sifar pekerja keras, gerak cepat dan bertindak cepat," jelas Walikota Pekanbaru.

Lanjut, Wako mengatakan tidak ada alasan bagi pegawai untuk bermalas-malasan dalam bekerja. Karena pemerintah telah mempersiapkan banyak fasilitas, mulai dari gedung yang repersentatir, kendaraan yang mewah dan fasilitas lainnya.

"Jadi langkah awal yang harus diterapkan adalah revolusi mental setiap pegawai untuk Pekanbaru yang lebih baik," singkatnya.

(dan)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Sosial
Komentar