Wawako Dumai Buka Peringatan Hari Keluarga XXI
Kamis, 28 Agustus 2014 20:07 WIB
DUMAI - Wakil Walikota Dumai Agus Widayat secara langsung membuka kegiatan pencanangan TNI KB-Kes Tingkat Kota Dumai dalam rangka memperingati Hari Keluarga XXI. Kegiatan BKKBN melalui kerjasama dengan Keluarga Besar TNI itu dilaksanakan di Kecamatan Dumai Timur, Kamis (28/8/14).
Acara yang dilaksanakan ini mengangkat tema, "Pemantapan Pelaksanaan Program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga Tahun 2014 menuju LPJNN 2010/2015 menyongsong MDGS 2015 melalui kerjasama BKKBN & TNI".
Kegiatan ini sendiri didukung oleh Wakil Walikota Dumai Agus Widayat. Sebab, menurutnya dengan hanya menerapkan sistem dua anak lebih baik, orang tua menjadi dapat lebih memperhatikan anak baik itu segi pendidikan, pertumbuhan, dan lain sebagainya.
"Dengan sistem dua anak ini, orang tua diharapkan mampu mendidik dan membesarkan anaknya hingga tercapai segala keinginan dan cita-cita yang diharapkan sang anak itu sendiri," kata Agus Widayat yang beberapa hari ini menggantikan tugas Walikota Dumai Khairul Anwar.
Dijelaskannya, selain dari segi pertumbuhan penduduk yang cukup mengalami peningkatan, program dua anak lebih baik itu bisa memfokuskan peran orang tua dalam memperhatikan anaknya dari segi pendidikan.
"Terutama bagi masyarakat dari kalangan menengah ke bawah, itu sangat saya sarankan mengikuti KB. Selain karena keterbatasan ekonomi, anak juga harus mengenyam pendidikan setinggi-tingginya dan itu sudah menjadi kewajiban orang tua," katanya.
Diharapkan Agus Widayat, anak harus mendapat asupan gizi yang cukup. Dan mari bersama mensukseskan revolusi mental disik anak dimulai dari dalam kandungan orang tuanya.
Menerapkan sistem KB yaitu dua anak lebih baik, sudah merupakan program tahunan. Dan untuk mensukseskan program tahunan ini, dilaksanakan program rutin dengan cara mengkampanyekan program KB ini ditiap-tiap Posyandu. Dan kegiatan itu sudah disiapkan anggarannya.
"Selain melaksanakan program tahunan, pemerintah juga melaksanakan program rutin. Untuk mensukseskannya dengan cara mengkampanyekan program ini ditiap-tiap Posyandu," kanta.
Wawako Dumai juga menghimbau dan mengajak seluruh masyarakat agar memiliki 2 anak cukup atau maksimal 3 anak, karena dapat mengatur dan mendidik anak lebih mudah.
Selain itu Agus Widayat juga meminta agar orangtua dapat memberikan ASI langsung kepada anak, bukan menggunakan produksi susu sapi. Karena anak yang mendapatkan ASI dianggap lebih kuat dan lebih cerdas dibandingkan anak yang mengkonsumsi susu sapi.
Selain itu, kegiatan ini dilaksanakan juga untuk mengarahkan pada Metode Operasi Pria (MOP). Dan untuk Metode Operasi Wanita (MOW) yang didominasi oleh pil dan suntikan.
Kepala Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Kota Dumai Marwan mengatakan, acara ini diselenggarakan untuk mengarahkan pada Metode Operasi Pria (MOP). Dan untuk Metode Operasi Wanita (MOW) yang didominasi oleh pil dan suntikan.
"Dimana dalam setahun. Sudah sekitar 9000 lebih aseptor/ibu KB. Dan kegiatan ini sudah 75% tercapai, selain karena prosesnya yang mudah. Program KB ini juga dilaksanakan secara gratis. Jadi seluruh lapisan masyarakat dapat mendapatkan KB ini secara cuma-cuma," pungkasnya. (via)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

