AS Backing Jepang Soal Keamanan Internet, Tiongkok Curiga
Selasa, 02 Juni 2015 20:14 WIB
Riauheadline.com - Kejahatan cyber saat ini menjadi perhatian utama negara di dunia. Oleh sebab itu, di negara-negara di dunia dikabarkan sudah menyiapkan divisi khusus yang menangani masalah ini.
Dilansir dari The Diplomat (02/06), Amerika Serikat (AS) memang sudah tak usah diragukan lagi serius soal ini. Bahkan mereka digadang-gadang memiliki pasukan cyber yang mumpuni.
Keseriusan AS ini memang bukan main-main, terbukti mereka kini sudah memiliki lebih dari 6.000 'orang yang disiagakan untuk menangani serangan siber di Pentagon. Hal serupa juga dilakukan oleh Jepang. Memang, jika dibandingkan dengan jumlah pasukan cyber AS, Jepang masih kalah.
Maklum, hanya memiliki 90 anggota pada unit pertahanan cyber. Kendati begitu, jangan anggap sebelah mata Jepang soal keseriusannya mengamankan wilayah 'tak kasat matanya'.
Sama-sama memiliki tujuan mengamankan cyber mereka, AS dan Jepang saling bahu membahu bekerjasama menanggulangi kejahatan cyber sejak 2013 silam. Waktu yang cukup lama yang baru terendus saat ini.
"Kami mencatat pertumbuhan tingkat aktormalware siber canggih, termasuk aktor yang disponsori negara dan non-negara," tulis pernyataan AS dan Cyber Defense Policy Working Group Jepang dalam sebuah rilis pada 2013.
Kendati demikian, kerjasama antarkedua negara selalu dicurigai oleh tetangga negara Jepang, Tiongkok. Tiongkok khawatir, ada semacam konspirasi yang berpotensi meningkatkan ketegangan keamanan internet.
(rdk/mdk)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Tekno
5 Cara Menyembunyikan Alamat IP Anda
-
Tekno
Apa yang Mempengaruhi Nilai Ping Koneksi Internet?
-
Tekno
Bagaimana Menawarkan Wi-Fi ke Tamu di Apartemen Sewa?
-
Tekno
Emoji Mix Oleh Tiktok Sedang Trending Topik
-
Tekno
Cara Berhenti Langganan Layanan Internet IndiHome
-
Tekno
Kominfo Sebut 9 Daerah Upgrade Jaringan 4G

