• Home
  • Tekno
  • Polisi Malaysia Tangkap Turis Telanjang di Gunung Kinabalu

Polisi Malaysia Tangkap Turis Telanjang di Gunung Kinabalu

Rabu, 10 Juni 2015 00:24 WIB
Turis bugil di puncak Gunung Kinabalu, Sabah./Merdeka.com
MALAYSIA - Kepolisian Negara Bagian Sabah, Malaysia, melarang lima orang turis asing meninggalkan negaranya. Mereka adalah tersangka utama sosok yang tampak bugil di puncak Gunung Kinabalu, pekan lalu, beberapa hari sebelum muncul gempa 6 skala richter.

Warga setempat menyalahkan mereka sebagai biang kerok gempa tersebut. Aksi bugil para turis dianggap memicu kemarahan roh penghuni gunung.

Nama-nama turis yang ditahan itu di antaranya Lindsey dan Danielle Peterson (Kanada), Dylan Thomas, Thomas dan Eleanor Hawrins (Belanda), serta Stephan Pohlner (Jerman).

Konsulat Jenderal masing-masing negara turis itu sudah dikontak pemerintah Malaysia. Penyidikan polisi dimulai sejak kemarin (8/6). Belum diketahui, pasal apa saja yang akan dikenakan pada mereka karena bugil di tempat wisata.

Menteri Pariwisata Sabah Datuk Masidi Manjun menegaskan para turis itu tidak hanya dilarang pergi dari Sabah. Mereka harus mendapat hukuman.

"Kami akan menghukum mereka, lalu melarang mereka masuk ke Sabah selama-lamanya."

Foto-foto aksi lima turis itu menghebohkan warga. Tidak hanya bugil mereka bahkan pipis sembarangan sambil mengabadikan momen tersebut. Ulah mereka kemudian dikaitkan dengan gempa di Kinabalu yang menyebabkan 19 pendaki tewas akibat tertimpa longsoran batu.

"Percaya tidak percaya, ini adalah kepercayaan penduduk Sabah," kata Wakil Menteri Sabah Tan Sri Joseph Pairin Kitingan.

Foto turis bugil ini diduga kuat diambil pada 10 Mei lalu, namun foto ini baru beredar luas di media sosial sejak sepekan lalu jelang terjadinya gempa.

Dilaporkan juga, Direktur Taman Nasional Sabah Datuk Jamili Nais yang mengelola pendakian ke Gunung Kinabalu sudah mengingatkan para turis itu supaya tidak sembarangan. Tapi kabarnya para wisatawan itu justru mengejek Nais lalu terus melepas baju.

(rdk/mdk)
Tags Porno
Komentar