BPP Kembangkan Potensi Pulau Terluar di Rohil

Kamis, 04 Desember 2014 16:59 WIB
ROKAN HILIR : Badan Pengelola Perbatasan (BPP) Kabupaten Rokan Hilir saat ini tengah menyusun program perencanaan guna mengelola dan mengembangkan potensi yang di miliki daerah terluar di Rokan Hilir.

Kepala Badan Pengelola Perbatasan Rohil H Wazirwan Yunus, kepada media ini, Kamis (4/12) mengatakan, walau masih baru, namun pihaknya sudah langsung tancap gas dan menyusun program kerja.

"Sudah meninjau lansung misalnya gugusan Pulau arwah atau lazim di sebut Pulau Jemur,memang sesuatu yang patut di danggakan dengan potensi alam dan aset laut yang dimilikinya," ucap Wazirwan Yunus.

Ditambahkannya, selain alamnya yang indah, pulau terluar itu juga memiliki aset wisata bahari yang indah dan perlu adanya perkembangan atau sentuhan dari pemerintah daerah sehingga mampu menjadi icon wisata di Rohil.

Menurut Wazirwan Yunus, sebenarnya gagasan pulau-pulau terluar yang berada di Rokan Hilir sudah lama menjadi pembicaraan publik,  hanya saja pihaknya baru terbentuk sebagai SKPD di lingkup Pemkab Rohil.

"Sudah ada inventor yang berkeinginan,kemaren kembali kita turun melihat potensi tersebut, bahkan juga Anggota DPRD Riau," kata Kepala Badan Pengelola Perbatasan Rokan Hilir H Wazirwan Yunus.

Bagi pihaknya senantiasa menggencarkan promosi dan informasi agar semakin di kenal pihak luar khususnya pembisnis untuk menjadi investor. Pulau terluar dan berada di Selat Malaka dan tak jauh dari Zon pelayaran Internasional memang di kenal memiliki kekayaan laut dari berbagai spisis.

"Pulau Jemur itu terdiri dari beberapa pulau-pulau kecil,bebatuan dan memiliki pantai pasir yang memukau serta keindahan alamnya dan terkenal dengan spisis penyu hijau dan telornya memiliki protein tinggi," kata Wazirwan Yunus.

Pulau Jemur  berada di dalam wilayah Kecamatan Pasir Limau Kapas ( Palika) merupakan daerah persinggahan nelayan ketika istirahat beraktifitas di laut dan di jadikan daerah untuk mendapatkan air untuk kosumsi seperti di ungkapkan Asrul (43) nelayan asal Panipahan.

"Kalau angin datang maka nelayan berlindung dan berhenti beraktifitas kapalpun sandar di Pulau-Pulau tersdebut,airnya ada yang tak asin,jika butuh air kita mengambil di pulau ini," kata Asrul, kepada media ini.

Untuk mengembangkan Pulau Jemur sebagai wilayah terluar di Rohil dan Riau khususnya saat ini sudah di bangun fasilitas umum seperti kantor Dinas Perikanan,perumahan nelayan dan Pos TNI-AL.

"Jika di kembangkan maka pulau ini Pulau Pangkornya Riau,dan Balinya Riau daratan," kata Asrul mengaku ketika di kunjungi pejabat teras Pemkab Rohil sempat berdialog mengenai potensi pulau yang memiliki tanaman mangga dan juga gua walet tersebut. 

(Yan)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Sosial
Komentar