• Home
  • Traveler
  • CD Film Layar Lebar Cik Dayang Pelalawan Siap Beredar

CD Film Layar Lebar Cik Dayang Pelalawan Siap Beredar

Senin, 26 Mei 2014 16:28 WIB

PANGKALANKERINCI - Compak Disc (CD) film layar lebar Cik Dayang, satu-satunya film lokal tingkat kabupaten, siap beredar. Film berdurasi kurang lebih dua jam ini mengangkat kisah nyata legenda kehidupan di Desa Kuala Tolam, Kecamatan Pelalawan.

Film ini disutradarai oleh Hermanto dan produser VJ Jhody di bawah bendera VProduction. Sementara lokasi pengambilan gambar film tersebut di fokuskan di desa Kuala Tolam.

Demikian diungkapkan Vj Jhody, selaku produser film Cik Dayang saat berbincang dengan wartawan, Senin (27/5/14), mengatakan perintisan pembuatan film ini sudah lama. "Setahun lebih kita merancang film ini, kemudian untuk pengambilan gambar memakan waktu lebih tiga bulan," papar Jhody.

Disebutkan Jhody, film ini mengangkat cerita kisah nyata legenda kehidupan seorang keluarga Cik Dayang di Desa Kuala Tolam. "Iya, film ini merupakan cerita kisah nyata tentang kesetiaan Cik Dayang terhadap suaminya," imbuhnya.

Berdasarkan alkisah sejarah, jelas Jhody, Cik Dayang adalah seorang perempuan yang setia. Satu masa, Cik Dayang ditinggal suaminya untuk melakukan pekerjaan di daerah lain. Begitu Cik Dayang ditinggal sendirian di kampung, dirinya digoda oleh saudagar kaya dari Koto Kampar.

Meskipun diiming-imingi harta benda, namun Cik Dayang tidak tergoda sedikitpun. Saudagar ini sudah terlanjur jatuh hati kepada Cik Dayang, sehingga berbagai upaya pun dilakukan. Ia mulai menyebut-nyebut bahwasanya suami Cik Dayang sudah meninggal di rantau orang. Akan tetapi, Cik Dayang tidak tergoda dan tetap mempertahankan kesetiaannya.

Suatu ketika, suami Cik Dayang pulang dari merantau. Ia pun melihat langsung saudagar itu berada di depan rumah Cik Dayang. Singkat cerita kedua orang ini, bertikai.

Akibat perkelahian hebat, yang memakan waktu hingga tiga hari, kedua orang tersebut menghembuskan nafasnya. Demi mempertahankan kesetiaan, Cik Dayang juga mengkhiri hidupnya dengan cara bunuh diri.

Yang menariknya, ketiga anak manusia tersebut dikubur dalam satu kuburan yang sama. Bahkan kuburan mereka saat ini masih tetap ada, meskipun tidak terawat.

Jhody menyebutkan, Film Cik Dayang ini sudah dipasarkan di Kabupaten Pelalawan dalam bentuk CD. Untuk satu keping CD dijual Rp25 ribu.***(feb)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags
Komentar