Kepulauan Meranti Banyak Menyimpan Potensi Wisata Alam Mempersona
Minggu, 27 Oktober 2013 16:40 WIB
MERANTI - Kabupaten Kepaulauan Meranti ternyata banyak menyimpan Keindahan Alam yang tidak kalah indahnya dengan alam yang terdapat kabupaten kota lainnya di Indonesia khususnya di Provinsi Riau.
Jika dilihat dari keindahan dan potensi alam yang ada, Kepulauan Meranti ini, tentunya sangat berpeluang untuk dikembangkan menjadi objek wisata yang kelak bisa ikut menjadi penyumbang PAD bagi kabupaten termuda di provinsi Riau itu.
Kabupaten Kepulauan Meranti merupakan salahsatu pulau terluar di provinsi Riau yang berbatasan langsung dengan Provinsi Kepulauan Riau (kepri) dan dua Negara tetangga yakni Malaysia dan siangapore, selain itu kabupaten kepulauan Meranti juga merupakan daerah transit.
Oleh karena itu, tidaklah heran jika Kabupaten Kepulauan Meranti menjadi pintu gerbang masuknya bagi turis domistik maupun manca Negara Ke wilayah Provinsi Riau ini.
Namun untuk menjadi daerah ini sebagai daerah pariwisata tentunya perlu adanya shering program antar dinas pariwisata Pemuda dan olahraga (disparpora) dengan pihak terkait lainyanya, seperti Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas perhubungan (Dishub) Dina Kelautan Perikanan (Dislutkan), Badan Pengelolaan Perbatasaan (BPP) maupun pihak lainya.
Sebab tanpa adanya shering program dan kerja kerjas keras dari masing-masing pihak terkaitlainya maka akan sulit untuk menyadikan kepulauan meranti sebagai kawasan pariwisata di pronvinsi Riau.
Demikian diungkapkan oleh salah seorang mahasiswa Unipersitas Islam negri (UIN) Riau M. A.Fandi S saat berkunjung ke pantai Tanjung Kedabu desa Tanah Merah Kecamatan Rangsang Pesisir Belum lama ini.
Menurutnya peranan dinas PU sangat sangat penting untuk pegembangan objek wisata pantai Pantai di Kecamatan Ramngsang Pesisir ini, khususnya pembangunan infrastruktur jalan menuju ke pantai tersebut.
Sebab tanpa adanya dungkungnan infrastruktur jalan yang memadahi mana mungki pantai ini akan dikunjung oleh wisatawan meskipun pantai ini sangat indah.
“Selain pembangunan Infrastruktur jalokan, kebersihan pantai dan keselamatan pengujung juga perlu menjadi perhatian serius oleh pihak pemerintah,dalam hal ini mungkin peranan BPP dan Dishub maupun Dislutkan bisa diotimalkan. Sebab jika pantainya tidak bersih dan keselamatan pengujung tidak diprioritaskan bisa dipastikan orang akan engenan untuk berkunjung, meskipun pantai di Pulau Rangsang ini tidak kalah indahnya dengan pantai yang ada dio wilayah Kabupaten kota lainya di provinsi Riau ini," katanya.
Untuk mewujudkan semua itu tentunya harus ada shering program dan dan kesriusan dari masing-masing Intansi terkait untuk menjadikan kabupaten kepulauan meranti sebagai kawasan wisata di provinsi riau. Sebab tampa adanya shering program atau kerja sama antar intansi terkait program untuk menjadi Meranti sebagai kawasan wisata bisa terwujud sebagai yang diharapkan.
“Jika dilihat dari berapa banyak keindahan alam yang terdapat di kabupaten kepulauan Meranti ini, seperti pantai Tanjug Kedabu Desa Tanah Meran Kecamatan Rangsang Pesisir, Pantai tanjung Motong Di Kecamatan Rangsang Barat, Pantai tanjung bungan Kecamatan pulau Merbau, Tasik Nambus, Tasik Air Putih, Tasik Air hitam, Tasik Putri puyu, wisata mangrove dan lain sebaginya yang terdapat di Kepulauan Meranti ini tidak kalah indahnya dengan daerah lainya di provinsi riau.
Bahkan keindah wisata alam di kabupaten Kepulauan meranti ini mungkin mempunyai nilai plus jika dibandingkan dengan kabupaten kota lainnya, sebab keindahan wisata yang ada di kabupaten ini masih alami,alamnya masih asli, ini tentunya akan menjadi nilai jual tersendiri bagi wisata alam dimeranti nantinya dan ditambah lagi dengan keramah tamahan dan sopan santu masyarakat merantinya tuntunya akan menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk berkunjung ke Meranti.
"Kita berharap dalam pengembangan wisata dikabupaten ini kepulauan meranti ini tidak hanya menjadi keingin Disparpora saja tapi menjadi keinginan, semua pihak yang terkait selain itu dukungan seluruh elemen masyarakat meranti juga sangat diharapkan," harapnya.
Sehingga apa yang menadji program pemerintah akan berjalan dengan baik sesuai dengan harapan kita semua. Sebab jika program menjadi Meranti sebagai kawasan wisata ini benar teruwujud bukan saja akan menjadi penyumbang PAD akan tetapi juga akan membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat.
"Dengan begitu kesejahteraan masyarakat bisa ditingkatan begitu juga tingkat kemiskinan di kabupaten ini dapat terus di tekan sehigga meranti tidak lagi menjadi sebagai kabupaten yang tertinggi tingkat kemiskinan masyarakat," kata fandi.
Sebai langkah awal, Ia juga berharap pemberisihan pantai Tanjung Kedabu di desa tanah Merah itu dapat di masukan dalam tahun angaran 2014 mendatang, agar kebersihan pantai tersebut tetap terjaga sehingga para pengujung datang kepantai itu juga akan merasa lebih nyaman lagi saat berada di pantai tersebut.
"Sebab jika gontongroyong yang kita handalkan tidak akan menjamin kebersihan pantai itu akan terjaga dengan baik, sebab yang namanya gonttongrong bisa dilakukan paling banyak sekali dalam seminggu sedangkan pantai itu setiap hari haurus bersih,” sebutnya. (fan)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

