Perkenalkan Potensi Wisata, Pemkab Bengkalis Gelar Kenduri Seni Melayu
Senin, 21 Desember 2015 08:36 WIB
BENGKALIS - Sebagai salah satu upaya untuk mempromosikan destinasi atau tempat tujuan wisata, khususnya wisata bahari di Kecamatan Bukitbatu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis melalui Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbutparpora) menggelar kegiatan Kenduri Seni Melayu. Kegiatan tersebut ditaja di Pantai Wisata Desa Tenggayun, Ahad (20/12/15).
"Kegiatan Kenduri Seni Melayu sangat baik sebagai salah satu ajang untuk memberikan informasi seputar kawasan-kawasan yang menjadi objek wisata di Kecamatan Bukitbatu. Khususnya Pantai Wisata Tenggayun. Apalagi Desa Tenggayun ini akan menjadi ibu kota Kecamatan Bandar Laksmana," ujar Penjabat Bupati Bengkalis Ahmad Syah Harrofie, ketika membuka kegiatan kenduri tersebut dikutip dari release Humas Setda Bengkalis, Ahad (20/12/15).
Ahmad Syah mengatakan, selain pantai di Pulau Rupat dan di Selatbaru Kecamatan Bantan, pantai wisata di Desa Tenggayun yang panjangnya sekitar 27 kilometer itu, menjadi salah satu objek wisata bahari yang ke depannya akan dikembangkan Pemkab Bengkalis.
"Untuk itu kita berharap mudah-mudahan Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis terpilih pada Pilkada serentak tahun 2015 dapat melanjutkannya apa-apa yang telah dilakukan selama ini," jelasnya.
Ahmad Syah berharap, ke depan kegiatan ini dapat terus dilaksanakan. Namun harus diinformasikan jauh-jauh hari sebelum hari pelaksanaan, sehingga pengunjung yang datang semakin ramai.
Dia juga menyarankan, ke depan kegiatan Kednuri Seni Melayu ini disatukan dengan peringatan hari jadi Kecamatan Bandar Laksamana. Yaitu pada setiap 7 Desember sesuai tanggal pengesahan Peraturan Daerah (Perda) tentang Pembentukan Kecamatan Bandar Laksamana.
"Pada 7 Desember lalu, Perda tentang pembentukan Kecamatan Bandar Laksamana sebagai pemekaran dari Kecamatan Bukit Batu sudah disahkan. Kita berharap untuk kegiatan kenduri seperti ini yang kedua dan selanjutnya dilaksanakan setiap 7 Desember," harapnya.
Dalam kesempatan itu, Ahmad Syah mengingatkan agar keinginan untuk mengembangkan pantai wisata Tenggayun sebagai objek wisata, bukan hanya dilakukan Pemkab Bengkalis. Masyarakat, imbuhnya, juga harus memiliki peran dan tekad yang sama.
"Wujudnya diantaranya dengan cara ikut ikut menjaga kebersihan dan keasriannya. Demikian pula seni dan budaya lokal yang diimiliki, harus terus dikembangkan dan dilestarikan sebagai bagian yang tak terpisahkan untuk pengembangan objek wisata ini. Apalagi Kecamatan Bukitbatu ini sudah terkenal kemana-mana lewat lagu Laksamana Raja di Laut," harapnya.
Sementara itu, Kadis Budparpora Edwar mengatakan, untuk lebih memeriahkan Kenduri Seni Melayu tersebut, maka sebagai penyelenggara pihaknya bekerjasama dengan Pemerintah Kecamatan Bukit Batu dan Desa Tenggayun, juga menggelar kegiatan lainnya.
"Kita juga menggelar lomba memancing yang diikuti sekitar 400 pemancing. Disamping pada pagi harinya juga digelar kegiatan pawai keliling kampung bersama masyarakat Desa Tenggayun dan sekitarnya," singkat Edwar.
Selain calon Wakil Bupati Bengkalis yang memperoleh suara terbanyak pada Pilkada serentak 2015 Muhammad, tampak hadir dalam kegiatan yang dihadiri ribuan pengunjung tersebut, diantaranya Camat Bukitbatu M Fadlul Wadji, Camat Siakkecil Alfi Mukhdor.
Kemudian Plt Asisten Tata Praja Umi Kalsum, Asisten II Heri Indra Putra dan sejumlah Kepala Badan dan Dinas di Pemkab Bengkalis. Serta, Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis Dapil Bukitbatu-Siakkecil, Aisyah.
(der/der)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Plt Sekda Bengkalis Minta ASN Berikan Pelayanan Terbaik Pada Masyarakat
-
Ekbis
Bupati Bengkalis Klaim Pesta Pantai Mampu Majukan Perekonomian Rakyat
-
Traveler
Bupati Bengkalis Ajak Seluruh Komponen Lestrikan Budaya Lokal
-
Traveler
Pemkab Kuansing Upayakan Perbaikan Pengelolaan Objek Wisata
-
Politik
Plt Sekda Bengkalis Hadiri Rapat Paripurna Laporan Reses Tahun 2017
-
Traveler
Kabupaten Siak Bakal Punya Gedung Cagar Budaya

