Seluruh Jemaah Haji Meranti Sehat Walafiat Jalankan Wukuf fi Arafah
Jumat, 25 September 2015 14:43 WIB
MERANTI - Sudah dua hari ini, Jemaah haji asal Meranti yang tergabung bersama jutaan jemaah haji dari seluruh dunia melakukan wukuf di Arafah. Meskipun saat ini suhu di Padang Arafah mencapai 46 derajat, jemaah haji asal Meranti masih sehat.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti melalui Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh, Hasbullah Jumat (25/9/2015) mengatakan, Selasa (22/9/2015) pukul 13.05 waktu setempat, para jemaah haji telah melakukan wukuf di tengah terik panas 46 derajat celsius di siang hari.
Beruntung Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) menyediakan 1.040 bus untuk mengangkut 155.200 jemaah haji reguler Indonesia ke Arafah. Mereka akan ditempatkan di 52 maktab yang masing-masing menampung sekitar 3.000 orang.
"Alhamdulillah, dari informasi dari Mekkah, jemaah haji asal Meranti hingga saat ini keadaannya sehat dan bugar," ujarnya.
Mengingat perkiraan cuaca saat prosesi wukuf di Arafah bisa mencapai 47-48 derajat celsius, Hasbullah mengaku, sebelum berangkat ke Batam, ia telah mengingatkan jemaah haji memperbanyak minum, mengonsumsi kurma, serta memakai masker. Tidak hanya itu, untuk menghindari terpapar matahari, ia juga telah mengingatkan agar jemaah haji melempar jumrah pada malam hari.
"Suhu sepanas ini bisa menimbulkan heatstroke. Ketika berada di Mina, jemaah sudah disarankan untuk tidak memakai pakaian tebal dan menghindari terpapar matahari," katanya.
Hasbullah berharap jemaah haji asal Meranti dapat menjadi haji yang mabrur. Sosok yang lebih baik dari sebelum berangkat ke Tanah Suci. Secara khusus Hasbullah meminta jemaah mendoakan Meranti. Berdoa supaya kondisi asap di Meranti segera berakhir.
"Mudah-mudahan, bencana asap ini segera berakhir, bencana ini sebagai pertanda kemurkaan Allah karena keserakahan kita," tuturnya.
Kemudian, selang beberapa jam, kejadian menyedihkan kembali menerpa tanah suci Mekah. Dimana, lebih 200 jamaah haji meninggal dunia akibat terinjak-injak saat berada di Mina. Lagi-lagi Hasbullah memberikan informasi yang membuat masyarakat Meranti bisa menghela nafas lega.
Menurut Hasbullah, setelah informasi insiden Mina itu beredar, mereka langsung mencari tahu tentang keadaan jamaah haji asal Kepulaun Meranti. Berdasarkan informasi awal, kata Hasbullah, jamaah haji Kota Sagu itu masih lengkap sebanyak 52 orang.
"Tadi kami berhasil terhubung dengan salah satu jamaah di sana. Informasi awal, semuanya lengkap," kata Hasbullah.
(fan/hrc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Bupati Meranti Ajak Seluruh Masyarakat Dukung Program Pembangunan
-
Sosial
Bupati Meranti Klaim Sukses Turunkan Angka Kemiskinan Meski Anggaran Minin
-
Ekbis
Sekda Klaim Kemampuan Anggaran Pemda Kepulauan Meranti Memprihatinkan
-
Hukrim
Puluhan Pengunjukrasa Geruduk Kantor Bupati dan DPRD Meranti
-
Hukrim
Korupsi Dana Desa, Dua Oknum Kades di Kepulauan Meranti Menghilang
-
Sosial
212 Calon Jemaah Haji Dumai Ikut Manasik Tajaan Kemenag

