Penjabat Walikota Dumai Imbau Masyarakat Waspada DBD
Jumat, 25 September 2015 09:27 WIB
DUMAI - Musim penghujan kini tengah melanda kota Dumai. Memasuki musim hujan ini juga, Penjabat Walikota Dumai menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk waspada terhadap penyakit demam berdarah dengue (DBD) dari perkembang biakan nyamuk aedes aegepty.
"Musim hujan biasanya dimanfaatkan oleh nyamuk aedes aegepty untuk berkembang biak. Nyamuk tersebut merupakan nyamuk pembawa penyakit demam berdarah dengue (DBD). Untuk itu masyarakaty harus waspada terhadap perkembangbiakan nyamuk tersebut," ujar Arlizman Agus.
Lanjutnya, DBD dapat ditularkan melalui gigitan nyamuk aedes dan merupakan penyakit berbahaya yang dapat menimbulkan kematian, hingga saat ini belum ada faksin dan obatnya. Salah satu cara agar terhindar dari DBD memutus mata rantai perkembang biakan nyamuk aedes aegypti.
Pemutusan mata rantai itu bisa melalui program 3M, yaitu menutup bak penampungan air, menguras atau membersihkan bak penampungan air dan mengubur barang bekas yang dapat menampung air. Langkah ini merupakan paling efesien dalam memerangai penyakit DBD di musim hujan.
"3M merupakan cara yang efektif dan efisien mencegah DBD dengan cara memutus mata rantai perkembang biakan nyamuk Aedes aegypti. Sebab nyamuk aedes biasanya berkembang biak dibak-bak penampungan air hujan, dan dibarang-barang bekas yang dapat menampung air hujan," katanya.
Selain itu masyarakjat juga harus berprilaku hidup bersih dan sehat. Dilanjutkannya, Pemerintah Kota Dumai melalui Dinas Kesehatan Kota Dumai belum lama ini telah mencanangkan kegiatan gerakan serentak pemberantasan sarang nyamuk demam berdarah dengue di Kantor Camat Dumai Selatan.
Melalui kegiatan tersebut seluruh Instansi terkait bersama-sama masyarakat diharapkan mampu melakukan pengendalian penyakit DBD dengan cara membudayakan gerakan serentak pemberantasan sarang nyamuk aedes dengan kegiatan 3M plus menaburkan bubuk abate.
"Kota Dumai adalah daerah endemis DBD sehingga masyarakat dituntut untuk berperan aktif mensukseskan program 3M dan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan harus lebih ditingkatkan lagi agar masyarakat Dumai terbebas dari penyakit DBD," imbaunya.
Menurutnya, penyakit ini dapat menyerang siapa saja baik anak-anak maupun orang dewasa dan penyakit ini kalau tidak segera mendapat pertolongan medis dapat menyebabkan kematian bagi orang menderitanya. "Mari bersama-sama kita ciptakan pola hidup sehat dan lingkungan bersih," ajaknya.
(toy/toy)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Nasional
70 Kontingen Dumai Ikuti Pawai Budaya Rakernas Apeksi di Malang
-
Sosial
50 Bidan PTT Dumai Terima SK CPNS Tahun 2017
-
Sosial
Momentum HKN 2017, Seluruh ASN Pemko Dumai Diminta Kerja Profesional
-
Kesehatan
Wawako Dumai Imbau Masyarakat Dukung Program 2 Anak Cukup
-
Ekbis
Walikota Dumai Kumpulkan Pimpinan Perusahaan Industri Sungai Sembilan
-
Sosial
Pemko Dumai Tetapkan Tarif Air Minum

