Tips Aman Naik Taksi Agar Tak Jadi Korban Kejahatan
Kamis, 22 Januari 2015 09:30 WIB
Riauheadline.com - Maraknya aksi perampokan di taksi telah meresahkan para pemakai jasanya. Jika taksi, angkutan yang tergolong lebih mahal dan seharusnya lebih memberikan jaminan keamanan saja sudah tak aman lagi, bagaimana dengan transportasi massa publik?
Kaum perempuan, terutama, kerap menjadi sasaran kejahatan di taksi. Itu sebabnya penting bagi para pemakai jasa taksi untuk berhati-hati saat hendak menggunakan jasa taksi.
Head of Marketing Communication Grab Taxi Indonesia Kiki Rizki mengatakan bahwa penting untuk mengampanyekan keamanan di taksi, mulai dari memilih taksi dan berperilaku di taksi secara aman.
Untuk meminimalkan kejahatan di taksi, Rizki menyampaikan tips aman saat berada di dalam kendaraan umum tersebut.
Saran Rizki, sebaiknya tidak menyetop taksi di jalan. Terutama saat malam hari. "Lebih enak kalau kita bisa tracking taksinya. Apalagi sekarang sudah canggih, GPS bisa menunjukkan lokasi dengan presisi. Bisa share identitas taksinya," kata Rizki saat ditemui di Bebek Bengil, The Ubud Building, Jakarta, seperti ditulis Kamis (22/1).
Duduklah menyilang dari posisi supir, agar bisa tetap mengecek pandangan ke supir. Para karyawan yang pulang larut malam, kerap memakai jasa taksi karena dianggap lebih aman. Saat tubuh sudah merasa sangat kelelahan, tak jarang kita tertidur di taksi.
"Ketiduran di taksi apalagi sendirian di taksi sangat berbahaya. Jika ingin tidur bawalah teman," kata Rizki menyarankan.
Untuk merangkumnya, berikut ini adalah 10 tips cara aman di taksi:
1. Pastikan identitas pengemudi sesuai dengan sopir yang mengemudi.
2. Pastikan tidak ada orang lain di dalam mobil. Agar lebih aman sebaiknya Anda mengecek bagasi. Sebab, ada beberapa kejadian kriminal di mana perampok keluar dari bagasi taksi.
3. Jika Anda sakit, tertidur, atau dalam pengaruh alkohol, pastikan jangan sampai ada waktu tidak berdaya di dalam taksi saat Anda sendirian. Pastikan ada teman yang bersama Anda, terutama di malam hari.
4. Bila ada yang ingin berbagi taksi di perjalanan, hiraukan saja. Tak peduli cantik atau ganteng ataupun ibu-ibu yang membuat Anda merasa kasihan. Lebih baik, beri saja taksi untuk orang tersebut.
5. Duduklah di sisi berlawanan dengan sopir agar bisa melihat gerak-gerik supir.
6. Pastikan argo menyala. Jika pengemudi bilang tidak ingin pakai argo lebih baik Anda turun.
7. Bila ada teknologi dengan fitur yang dapat memberitahukan lokasi Anda kepada teman atau keluarga kirim pesan agar ada orang lain yang menjaga Anda dalam perjalanan.
8. Jangan matikan telepon. Pastikan telepon menyala dan siapkan speed dial orang-orang terdekat atau nomor gawat darurat.
9. Pastikan kaca taksi tertutup karena bisa saja terjadi penjambretan.
10. Hentikan taksi jika keadaan darurat dan ikuti rute Anda sendiri.
(chs/chs/cnn)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Traveler
Bupati Bengkalis Minta MTQ Sebagai Titik Tolak Masyarakat yang Agamis
-
Traveler
Bupati Meranti Buka MTQ Ke-3 Kecamatan Rangsang Pesisir
-
Traveler
Walikota Ajak Masyarakat Sukseskan HUT Ke-16 Dumai
-
Traveler
Sekdakab Rohul Buka MTQ Rambah XV Kecamatan Rambah
-
Traveler
Desa Sepotong Juara Umum MTQ Kecamatan Siak Kecil
-
Traveler
Batu Akik Berlafaz Allah Milik Warga Rohul Ditawar Rp550 Juta

