Siswi SMK Pelayaran Hangtuah Dumai Jadi Korban Asusila
Kamis, 22 Januari 2015 15:56 WIB
DUMAI - Kapolres Dumai AKBP Tonny Hermawan, membenarkan adanya laporan MN (16), gadis pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pelayaran di Kelakap Tujuh, Dumai Selatan yang diduga jadi korban tindak asusila beberapa teman pria sekelasnya.
"Perbuatan tak senonoh itu di alami korban MN saat berada di ruang kelas. Kejadian itu terjadi pada Rabu (21/1) kemarin pada waktu belajar. Tak terima atas perbuatan temannya itu, korban langsung membuat laporan," ujar Tonny Hermawan, kepada riauheadlinecom, Kamis (22/1/15).
Dijelaskannya, kala itu korban tengah berada di dalam kelas, lalu dihampiri pelaku berinisial DF (17) bersama beberapa teman lainnya. Tanpa ada basa-basi, DF langsung mengeluarkan alat kemaluannya di hadapan MN, dan memamerkannya.
"Sesuai pengakuan korban di dalam laporan itu, pelaku DF bahkan meminta MN untuk memegangnya. Kaget dengan kelakukan temannya itu, korban memilih menghindar dan berpindah duduk ke belakang sebelum akhirnya membuat laporan," jelasnya.
Bukannya berhenti di pelaku DF saja, teman-temannya malah menjadi kesetanan. Bersama beberapa teman lainnya, mereka justru menghampiri korban, menutup kepalanya dengan menggunakan tas. Sementara 2 rekan lainnya memegangi tangan korban dari belakang.
Melihat MN tak berdaya, beberapa pelajar nakal itu langsung beraksi semakin kacau. Pakaian bahwa yang dikenakan korbanpun di lepas dan bagian vitalnya disentuh beramai-ramai oleh pelakul nakal itu.
"Saat kejadian berlangsung, dada korban juga jadi sasaran kelakuan tak pantas para pelajar ini. Akhirnya korban berontak dan berteriak sambil menangis meminta tolong kepada gurunya," ungkapnya.
Melihat reaksi itu, para pelaku segera kabur meninggalkan kelas. Korban dibiarkan dalam keadaan menangis terisak-isak di dalam kelasnya. Atas kejadian ini, pihaknya segera melakukan penyelidikan. Kuat dugaan, saat kejadian keadaan ruang kelas sepi.
"Kalau menurut informasi dari anggota saya, waktu kejadian itu kabaranya sedang sepi, sehingga siswa nakal itu berani melakukan dugaan tindakan asusila kepada korban. Sejauh ini, di dalam laporannya baru 1 orang yang ditetapkan jadi terlapor yakni DF," pungkasnya.
(adi/adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kejari Dumai Musnahkan Barang Bukti Hasil Penanganan Perkara 2017
-
Nasional
70 Kontingen Dumai Ikuti Pawai Budaya Rakernas Apeksi di Malang
-
Sosial
50 Bidan PTT Dumai Terima SK CPNS Tahun 2017
-
Sosial
Momentum HKN 2017, Seluruh ASN Pemko Dumai Diminta Kerja Profesional
-
Lingkungan
Ratusan Anggota TNI-Polri Bersih-bersih Kampung Dalam Dumai
-
Hukrim
Penjual Martabak Tewas Mengenaskan Dalam Ruko di Dumai

