Tradisi Silat Masih Terpelihara di Kabupaten Rohil
Sabtu, 17 Mei 2014 19:00 WIB
BAGANSIAPIAPI - Tradisi silat masih terpelihara di Rokan Hilir. Buktinya, laman silat di sana masih menamatkan beberapa murid, bahkan prosesinya disaksikan Ketua RT, RW sampai pengurus Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR Rohil), dengan upah-upah.
Salah satunya laman silat Atuk Tahir, Jalan Kecamatan, Bagansiapiapi, Kamis (15/5/14) sore menggelar acara itu, sebanyak delapan orang murid menamatkan belajarnya, tergabung dari angkatan VIII, nama perguruannya, Pencak Silat Tiga Bulan, telah menamatkan ratusan murid.
Untuk acara penamatan kali ini, diawali dengan atraksi penampilan yang dipertunjukkan oleh guru bersama seluruh murid yang ditamatkan secara bergantian, kemudian dilanjutkan dengan tepuk tepung tawar serta mengupah –upah para murid yang ditamatkan, agar terhindari dari bala.
Pengurus LAMR Rasyid Abizar kepada wartawan mengatakan, pencak silat ini merupakan warisan seni budaya melayu dan juga sebagai seni bela diri, untuk itu pencak silat ini perlu dijaga, ditingkatkan, dikembangkan serta dilestarikan untuk masa yang akan datang.
“Silat ini merupakan warisan leluhur yang harus kita jaga apalagi kita selaku orang melayu, yang terutama sekali dengan adanya pencak silat ini juga dapat mengurangi kenakalan remaja terutama dari hal- hal negatif seperti narkoba yang dapat merusak masa depan pemuda,” katanya yang juga Anggota DPRD Rohil yang berasal dari politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Sementara itu guru pengajar pencak silat tiga bulan Atuk Tahir menginginkan dengan adanya latihan yang diberikan kepada murid dapat ditingkatkan serta dilestarikan dimasa yang akan datang.
“Ilmu silat ini dulu saya dapatkan dari kakek dan orang tua saya dan tugas saya mewariskan kepada anak-anak sekarang dan ke depan nantinya agar bisa tetap dilestarikan,” kata pria bernama lengkap M.Tahir ini.
Upah- upah ini dilakukan oleh guru, pemuka adat, serta para orang tua murid secara bergantian, kemudian dilanjutkan pemberian sorong tepak dan kain tupih serta sebilah pisau dengan kata lain untuk membayar jabi selama berlatih tiga bulan lalu.***(nop)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

