Waka DPRD Dumai Temui Dispar Riau Bahas Potensi Pariwisata Daerah
Jumat, 24 Maret 2017 19:24 WIB
PEKANBARU - Wakil Ketua DPRD Dumai, Idrus ST beserta lima orang anggota Komisi I DPRD Kota Dumai mengunjungi Kantor Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Riau, di komplek Bandar Seni Raja Ali Haji purna MTQ, Kamis (23/3).
Kedatangan para legeslatif itu guna berkoordinasi dengan jajaran Dispar Riau, prihal bagaimana memajukan bidang kepariwisataan di Dumai.
Idrus mengungkapkan, bahwa kunjungan ke Dispar Riau bermaksud agar pihak pemerintah provinsi Riau melalui Dinas Pariwisata dapat memberikan masukan serta bantuan anggaran guna mendorong kepariwisataan di kota Dumai.
"Sumberdaya manusia dan tingkat kesadaran masyarakat terhadap pariwisata di Dumai sangat minim, melihat kondisi ini kami sangat butuh masukan-masukan dari pihak provinsi," jelasnya.
Dijelaskannya, bahwa Dumai memiliki beberapa objek wisata diantaranya, Iven wisata mancing, Alam Bandar bakau, Danau Bunga tujuh, dan pantai Perangin Puak, tapi ini belum tergarap dengan maksimal.
"Kami sangat iri dengan obejek atau iven wisata yang berada di kabupaten/kota di Riau lainnya. Daerah lain sudah memiliki berbagai objek wisata diandalkan, seperti Bono Pelalwan, Pacu Jalur, Bakar Tongkang," kata Idrus.
Menurutnya, saat ini sektor migas sudah sangat menurun kondisinya, kedepannya tidak bisa lagi mengandalkan sektor ini dan harus bisa beralih ke sektor lain. Saat ini Pemprov Riau sedang gencar-gencarnya mendorong sektor pariwisata.
"Kami sangat berharap Pemko Dumai dan Pemprov Riau dapat bersenergi untuk mendorong sektor pariwisata di Dumai, sehingga dapat menyedot wisatawan, guna mewujudkan masyarakat makmur dan madani," ujar Idrus.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata Riau Fahmizal Usman menjelaskan, Pariwisata tidak bisa lepas dari keterlibatan pihak Pemerintah, Akdemisi, Dunia usaha, Komunitas dan Media.
"Lima elemen ini harus bersenergi guna mendorong secara bersama-sama kepariwisataan di Provinsi Riau. Pemprov Riau akan selalu siap memberikan dukungan kegiatan pariwisata di Dumai," jelasnya.
"Itu bisa diusulkan dari pemerintah kabupaten/kota kepada Dinas Pariwisata Riau," jelas Fahmizal Usman, saat memberikan penjelasanya kepada Komisi I DPRD Dumai.
Fahmizal juga menuturkan, kunci pengembangan destinasi wisata terletak pada 3A yaitu, Atraktif (menarik), Aksesibilitas (akses) dan Amnenitas (Prasarana pendukung). Dumai merupakan pintu aksesibilitas internasional, ini merupakan peluang yang sangat besar untuk mendatangkan wisman.
"Masyarakat Riau sangat haus dengan hiburan, apabila kita bisa mengemas dengan baik, hal ini dapat menambah pengunjung, selain itu, kita bisa mengundang tour operator dari provinsi lain dan negara tetangga guna membantu datangnya para wisnus dan wisman," ujar Fahmizal.
Kota Dumai memiliki berbagai destinasi wisata yaitu, Danau Bunga Tujuh, Alun-alun kota Dumai, Batu Telapak Harimau, Makam Ayahanda Putri Tujuh, Makam Datuk Pawang Leong, Pondok Pendidikan Al Quran, Pantai Perangin Puak, Makam Siti Laut, Makam Syech Umar dan Wisata Alam Bandar Bakau.
Selain Destinasi Dumai juga memiliki beberapa iven wisata seperti, Lomba Mancing, Bulan Seni Budaya, Pekan Budaya kota Dumai, dan Festival Permainan Gasing.
(rdk/rls)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
Bupati Bengkalis Klaim Pesta Pantai Mampu Majukan Perekonomian Rakyat
-
Traveler
Bupati Bengkalis Ajak Seluruh Komponen Lestrikan Budaya Lokal
-
Traveler
Pemkab Kuansing Upayakan Perbaikan Pengelolaan Objek Wisata
-
Traveler
Kabupaten Siak Bakal Punya Gedung Cagar Budaya
-
Traveler
Pemkab Siak Percantik Kawasan Wisata Danau Naga Sakti
-
Ekbis
Gubernur Riau Perkenalkan Pasar Bawah Kepada Tamu OSN 2017

