• Home
  • Advertorial
  • Dishub Dumai Benahi Mental Aparatur Demi Pelayanan dan Pendapatan Daerah

Dishub Dumai Benahi Mental Aparatur Demi Pelayanan dan Pendapatan Daerah

Kamis, 16 Juni 2016 10:17 WIB
DUMAI -  Sesuai dengan komitmen Pemerintah Kota (Pemko) Dumai khususnya di sektor perhubungan, akan selalu mengedepankan pelayanan prima kepada masyarakat, berkinerja baik, bersih dan profesional, maka dari itu pemerintah tengah melakukan pembinaan mental aparatur kepada staf dan pegawainya.

Hal ini dianggap penting, pasalnya demi tercapainya visi dan misi serta tujuan pembangunan Kota Dumai khususnya di bidang keperhubungan, diharapkan Dinas Perhubungan Kota Dumai mampu memberikan pelayanan maksimal, baik bagi daerah maupun masyarakat.

Meskipun dinilai cukup kompleks oleh Walikota Dumai, Zulkifli AS sendiri, mengingat pesatnya pertumbuhan penduduk dan kemajuan pembangunan daerah, namun itu semua tak lepas dari kesiapan mental disiplin personel di lapangan. Sebab jika semuanya dapat berjalan lancar, dalam penyelenggaraan perhubungan yang berjalan sesuai tujuan dan harapan, ke depannya para staf dan instansi dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Dumai sendiri akan jauh dari persoalan konflik maupun hukum.

"Jadi sangatlah jelas, jika SDM nya dituntut disiplin dan profesional bekerja, ditambah lagi kejujuran yang dilandaskan pada iman dan taqwa juga memang diperlukan. Sehingga para pengguna jasa pun akan merasa terlayani dengan baik dan mendapatkan kepuasan tersendiri dikarenakan pelayanan yang diberikan Dishub Dumai," kata Zulkifli AS.

Sementara Dishub Dumai sendiri merupakan satker yang memberikan kontribusi cukup besar bagi Pemerintah Dumai mulai dari penyelenggaraan perhubungan darat, udara maupun laut. Dengan begitu pengaruh positif pun akan muncul, khususnya dari pemasukan keuangan daerah yang diraih cukup optimal dan maksimal.
Memang tak ditampik, tugas berat yang diemban oleh instansi yang digawangi H Bambang Sumantri SH cukuplah berat, karena dituntut untuk mencapai target yang telah ditetapkan Pemko Dumai terutama dalam pencapaian penerimaan kas keuangan daerah dari berbagai sisi pelayanan. Terlepas dari berbagai persoalan yang muncul, seperti aksesibilitas, keterjangkauan, transportasi massal, kelanjutan reformasi transportasi dan kepastian regulasi dalam penyelenggaraan transportasi yang penting segera diselesaikan.

Namun itu semua demi mensejahterahkan masyarakat berdasarkan pemantapan komitmen untuk bekerja lebih keras, cerdas dalam pelaksanaan program. Apalagi, Indonesia sekarang sedang menghadapi pasar bebas ASEAN atau Masyarakat Ekonomi Asia (MEA), dengan berbagai permasalahan, jelas sudah insane perhubungan dituntut harus melakukan perubahan.

"Untuk menghadapi tantangan yang ada, diperlukan kepekaan dan kemampuan untuk dapat melakukan terobosan dan membuat inovasi bagi kepentingan peningkatan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. Jadi saya harapkan Dishub Dumai bisa terus berbenah  dan menata mental aparatur staf dan pegawainya, "tukasnya.

Sedangkan Kepala Dishub Kota Dumai, H Bambang Sumantri SH menyikapinya dengan bijak. Sehingga ia pun melakukan pembinaan mental di jajarannya, melalui kegiatan fisik dan kerohanian demi menciptakan personel terampil unggul berkualitas di 2016. Karena kinerja perhubungan ke depan di pandang semakin berat dan kompleks.

Disamping harus memberikan pelayanan optimal kepada publik, juga harus berkinerja baik dan serius dalam menggarap berbagai potensi pemasukan keuangan Negara. Para staf dan jajarannya diupayakan untuk meningkatkan kinerja dan kualitas diri jajaran supaya bisa menciptakan kinerja memberikan pelayanan publik yang prima dan memuaskan masyarakat sebagai salah satu esensi desentralisasi yang harus terus dikelola secara baik.
Untuk meningkatkan pelayanan tersebut, dishub sendiri memiliki tiga peran, yaitu sebagai regulator yang bertugas membuat aturan berkaitan dengan angkutan, kemudian sebagai fasilitator yang menyediakan sarana dan prasarana terkait angkutan serta evaluator yang mengawasi setiap kebijakan dan sarana prasarana yang disediakan.

Tak hanya tiga peran saja yang dioptimalkan, melainkan meningkatkan pelayanan publik di semua sektor yang dilakukan para unit pelayanan teknis dinas (UPTD), diantaranya UPT Terminal Barang, Jalan Soekarno-Hatta, Kecamatan Dumai Selatan, terminal antar kota antar provinsi (AKAP) Jalan Kelakap Tujuh, Dumai Barat, Bandara Pinang Kampai, Jalan Soekarno-Hatta, Kecamatan Dumai Timur, Terminal Roro, Dumai Barat, serta penyelenggaraan sektor parkir dan lain sebagainya.

Lainnya, bentuk pelayanan lain yang akan ditingkatkan ialah Dishub Dumai berencana merevitalisasi keberadaan sejumlah pelabuhan penumpang dan barang di daerah ini guna mendukung percepatan terbentuknya poros maritim Indonesia. Dari sektor pelayanan transportasi darat oleh armada angkutan kota (angkot), Dishub dinilai kalah bersaing dengan kendaraan pribadi, sehingga perlu ada upaya revitalisasi atau pembenahan.

Rencana pembenahan yang diusulkannya, yakni memberikan subsidi kepada perusahaan angkot dalam melayani trayek, baik dalam kota maupun di wilayah perbatasan. Subsidi ini, untuk menjamin angkot tetap melayani penumpang dengan cara pemerintah membayarkan selisih antara perhitungan pendapatan harian dengan jumlah penumpang yang tidak tercapai.

(adv/adv)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags
Komentar