Walikota Dumai Tetapkan Pantai Puak Jadi Kawasan Wisata Berbasis Budaya Melayu
Hadi Pramono Minggu, 22 Juli 2018 14:16 WIB
DUMAI - Wali Kota Dumai Zulkifli As lakukan peletakan batu pertama dan launching penetapan kawasan wisata Pantai Puak Teluk Makmur sebagai kawasan wisata berbasis budaya melayu, Jumat.
Penetapan pantai puak sebagai kawasan wisata bertujuan untuk memacu perkembangan kepariwisataan dan menciptakan lokasi kunjungan rekreasi dan tempat hiburan keluarga.
"Pemerintah ingin memajukan sektor pariwisata, salah satunya dengan menetapkan pantai puak di kelurahan teluk makmur ini sebagai kawasan wisata agar lebih diminati masyarakat," kata Wali Kota Zulkifli As.
Disebutkan, penetapan kawasan Pantai Puak Teluk Makmur ini merupakan satu program prioritas pengembangan kepariwisataan karena pemerintah juga gencarkan sektor wisata.
Potensi Pantai Puak dijadikan lokasi wisata sejauh ini diakui dia mulai bagus, ditandai dengan banyaknya tingkat kunjungan wisatawan lokal dan dampak ekonomi bagi masyarakat tempatan.
"Kemajuan wisata juga bisa menyerap tenaga kerja dan menjadi penyumbang pendapatan asli daerah, karena itu secara bertahap objek wisata akan dikembangkan," sebutnya.
Lokasi kawasan pantai puak ini direncanakan juga wisata religi dengan pembangunan masjid apung dan wisata agro bisnis untuk peningkatan perekonomian masyarakat melalui hasil pertanian dan produk kerajinan lokal.
Sementara, Kepala Dinas Pariwisata Dumai Fauzi Efrizal menyebutkan, pantai puak satu objek wisata sudah ditetapkan jadi kawasan wisata unggulan dikembangkan untuk pilihan masyarakat.
Pantai Puak sudah ditetapkan menambah PAD Kota Dumai Rp30 juta setahun dari retribusi parkir dan pas masuk dikelola masyarakat setempat, dan tahun 2018 ini mendapat bantuan dana alokasi khusus sebesar Rp1,1 miliar untuk pengembangan.
"Kunjungan masyarakat ke pantai puak ini mencapai 42 ribu selama lebaran kemarin, dan potensi objek wisata kedepan akan kita tingkatkan dengan dukungan pendanaan pemerintah pusat," katanya.
(rdk/mcr)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
Dumai Expo 2026, Antara Perayaan Hari Jadi ke-27 dan Dampak Ekonomi Lokal
-
Lingkungan
Konflik Agraria di Jalan Sudirman Dumai Memanas, APRJ Desak BPN dan Pemkot Bertanggung Jawab
-
Sosial
Penataan Pedagang Dumai di Jalan Sultan Syarif Kasim, Kota Jadi Destinasi Kuliner
-
Tekno
Pemko Dumai Ajak RAPI Perkuat Peran dalam Komunikasi Publik dan Darurat
-
Pendidikan
Wali Kota Dumai Pimpin Upacara Hari Santri Nasional Tahun 2025
-
Traveler
Pawai Obor Idaman Berlangsung Meriah pada Malam Hari Raya Idul Fitri 2025

