BBM Langka, Aktivitas Nelayan di Rohil Mulai Terganggu
Sabtu, 30 Agustus 2014 15:17 WIB
BAGANSIAPIAPI - Sejumlah nelayan di Rokan Hilir mulai kesulitan mendapatkan pasokan bahan bakar jenis solar. Akibatnya, banyak diantara mereka tidak melaut dan menunggu pasokan kembali normal
Kondisi itu dialami sejumlah nelayan, diantaranya di Kepenghuluan Sungai Daun, Kecamatan Pasir Limau Kapas, bahkan, banyak kapal nelayan hanya ditambatkan didermaga.
Penambatan tersebut menurut salah seorang nelayan Tohir, kepada wartawan, belum lama ini, karena mereka kesulitan mendapatkan pasokan bahan bakar jenis solar, selama sepekan terakhir.
Jikapun ada solar, harganya mencapai Rp 9.000 sampai Rp 10.000 perliter, namun mereka tidak sanggup untuk membeli, sehingga mereka hanya menunggu pasokan kembali normal seperti biasa.
Datuk Penghulu Sungai Daun, Khairudin kepada wartawan, membenarkan kondisi yang dialami nelayan setempat.
Kemudian daripada itu, terkait kelangkaan BBM, Wakil Bupati Rohil Erianda, menyikapi cepat, informasi yang berhasil dirangkum, dia langsung melakukan sidak ke SPBU Bagansiapiapi, Sabtu (30/8/14) sekira pukul 10.30 WIB, sebagai salah satu tempat nelayan mendapatkan bahan bakar.
Riauterkinicom sampai di SPBU tersebut, Erianda sudah selesai melakukan sidak, namun yang berhasil dipantau, sejumlah jerigen berjejer di tempat pengisian solar, dan saat itu pasokan solar terputus.***(nop)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

