BPS Sebut Industri Manufaktur Besar Riau Melemah
Selasa, 04 Februari 2014 01:43 WIB
PEKANBARU - Badan Pusat Statistik menyatakan pertumbuhan produksi industri manufaktur besar dan sedang triwulan IV (q-to-q) terhadap triwulan III 2013 di Provinsi Riau menunjukkan pertumbuhan negatif, yaitu sebesar -1,95 persen.
"Hal ini menunjukkan bahwa pada triwulan IV 2013 keadaan perekonomian di Provinsi Riau khususnya pada sektor industri manufaktur mengalami penurunan produksi daripada periode sebelumnya," kata Kepala BPS Provinsi Riau, Mawardi Arsyad di Pekanbaru, Senin.
Ia mengatakan kondisi Riau melemah dimana industri manufaktur besar dan sedang pada triwulan sebelumnya sempat tumbuh 1,46 persen.
"Kondisi Riau juga lebih rendah dibandingkan keadaan nasional pada periode yang sama terjadi peningkatan produksi, yaitu sebesar 0,55 persen," katanya.
Ia menjelaskan, pertumbuhan produksi industri manufaktur triwulan IV 2013 di Riau dipengaruhi oleh jenis industri karet, barang dari karet dan plastik yang mengalami naik 8,78 persen.
Sementara itu, pada periode triwulan IV 2013 terhadap jenis industri yang pertumbuhan produksinya negatif, di antaranya jenis industri kayu, barang dari kayu dan gabus dan barang anyaman dari bambu, rotan dan sejenisnya.
Jenis industri tersebut mengalami tren penurunan dengan pertumbuhan negatif 4,02 persen. Kemudian industri makanan juga turun sebesar -0,03 persen, katanya.
Ia mengatakan, industri makanan pada triwulan IV/2013 mengalami penurunan produksi, dimana salah satunya merupakan dari jenis industri minyak sawit mentah (CPO). Padahal keadaan yang sebaliknya terjadai pada level nasional di mana jenis industri ini tumbuh sebesar 3,42 persen.
Pertumbuhan industri manufaktur sedang dan besar di Riau cenderung melambat karena pengaruh kondisi ekonomi global. Dibanding periode 2012, industri manufaktur besar dan sedang Riau hanya tumbuh 0,13 persen pada 2013. Padahal, sebelumnya industri tersebut bisa tumbuh hingga 7,21 persen.***(ant)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

