• Home
  • Ekbis
  • Dewan Minta Pemkab Kuansing Serius Lobi Pusat Rebut DAK dan Benkeu

Dewan Minta Pemkab Kuansing Serius Lobi Pusat Rebut DAK dan Benkeu

Dio Febrian Selasa, 18 September 2018 21:36 WIB
KUANSING -  Pada tahun 2019 mendatang keuangan Pemerintah Kabupaten Kuansing diperkirakan semakin memburuk. Hal ini disebabkan menurunnya penerimaan daerah dari Pemerintah Pusat dibandingkan pada tahun yang lalu.

"Target penerimaan daerah tahun 2019 cuma 1.1 Triliun. Sementara tahun 2018 sebanyak 1.4 Triliun. Artinya terjadinya pengurangan sebesar Rp300 miliar," tutur Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah (BPKAD) Kuansing, Hendra AP, Selasa (18/9/18).

Kata Hendra, saat ini Pemkab Kuansing berharap tambahan dana dari Dana Alokasi Khusus ( DAK). Untuk mendapatkan itu tergantung kemampuan pemerintah daerah melobi kementrian terkait di Jakarta.

Menanggapi kondisi ini, DPRD Kuansing meminta agar Pemerintahan Mursini-Halim lebih serius melobi pusat. Mereka diminta agar terus berjuang merebut dana pusat maupun dana bantua (Benkeu) dari Pemprov Riau.

"Harusnya semakin lama semakin naik dan ini menandakan lobi atau perjuangan Pemkab merebut dana dari pusat dan provinsi lemah," katanya salah seorang anggota Komisi B DPRD Kuansing, Rustam Efendi.

Kemudian lanjutnya, jika kondisi keuangan ini dibiarkan begitu saja maka, tidak tertutup kemungkinan tidak akan ada pembangunan di Kuansing. "Pakai apa membangun kalau uangnya tak ada," ucapnya

Senada dengan itu, anggota Komisi B DPRD Kuansing Rosi Atali, mengatakan, Pemkab Kuansing setidaknya mencontoh kabupaten tetangga, Muaro Bungo. 

Disana kata dia, Pemkab Muaro Bungo dalam setahun setidaknya mendapatkan anggaran Rp100 miliar dari APBN. Anggaran ini, kata Rosi, adalah gelondongan di seluruh OPD dan itu hampir setiap tahun mereka dapatkan.

(dio/dio)
Tags DPRD KuansingPemkab Kuansing
Komentar