Dishub Dumai Segera Bentuk Tim Yustisi Tertibkan PKL
Senin, 09 Maret 2015 17:42 WIB
DUMAI - Dinas Perhubungan Kota Dumai melalui Bidang Pengedalian Operasional (Dal Ops) akan membentuk Tim Yustisi dalam rangka melakukan penertiban terhadap pedagang-pedagang kaki lima yang semakin hari semakin banyak dijumpai dibeberapa titik ruas jalan.
"Pembentukan tim Yustisi tersebut adalah dalam rangka penanganan ketertiban lalu lintas Kota Dumai terhadap pedagang kaki lima, dan itu merupakan program yang dibuat Dishub tahun 2015," kata Marjohan, Kabid Dalops Dishub Dumai, Senin (9/3/15).
Dijelaskannya, pedagang kaki lima memang bukan termasuk dalam tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) yang dimiliki Dishub, namun dikarenakan mereka sudah mengganggu kenyamanan dan keamanan pengendara kendaraan roda dua dan empat.
"Tempat mereka berjualan atau membuka lapak sudah memakan badan jalan bahkan hampir setengah atau sebagian dari badan jalan, maka itu juga sudah menjadi Tupoksi Dishub Kota Dumai juga," jelas Marjohan, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya.
Untuk membentuk Tim Yustisi ini, kata dia, Dishub dalam waktu dekat akan segera menggelar rapar koordinasi (Rakor) mempersiapkan segala persiapan yang dibutuhkan dan yang perlu dilakukan pada saat turun ke lapangan.
"Nantinya kita akan mengundang para Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait agar dapat mendudukkan porsinya sesuai Tupoksi masing-masing. Kita harapkan ini akan berjalan maksimal dan sesuai harapan bersama," paparnya.
SKPD terkiat yang dimaksudkan antara lain adalah seperti Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP), Dinas Tata Kota Kebersihan dan Pertamanan (DTKKP), Kantor Pelayan Pasar, Polres Dumai, dan Dinas Perhubungan sendiri tentunya.
"Para pedagang kaki lima tersebut apakah nantinya akan direlokasi atau bagaimana tindaklanjutnya kita juga belum mengetahui secara pasti. Untuk itu kita mengundang para SKPD terkait guna membahas masalah ini," ungkapnya.
Sementara terkait keindahan Kota Dumai, dikatakan Marjohan, bagaimana dan dimana letak keindahan tersebut jika saat ini setiap malamnya dibeberapa ruas jalan selalu dipenuhi dengan pedagang-pedagang yang tidak tersusun rapi.
"Selain tidak tersusun rapi dan membuat tidak terwujudnya keindahan, adanya mereka juga mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat lainnya dalam berlalu lintas. Untuk itu, persoalan ini harus segera diselesaikan agar bagimana keindahan dapat kembali terwujud," jelasnya.
Para pedagang kaki lima memang setiap malamnya selalu membuka lapak dan berjualan disepanjang pinggiran jalan Jendral Sudirman mulai dari depan Pasar Pulau Payung hingga Jalan Sudirman ujung dekat Ramayana, dan beberapa ruas jalan lainnya.
Sesuai pantauan dilapangan setiap harinya, para pedagang juga kerap memindahkan fungsi trotoar yang awalnya diperuntukkan bagi pejalan kaki, kini sudah menjadi tempat untuk membuka lapak pedagang.
(adi/adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kejari Dumai Musnahkan Barang Bukti Hasil Penanganan Perkara 2017
-
Nasional
70 Kontingen Dumai Ikuti Pawai Budaya Rakernas Apeksi di Malang
-
Sosial
50 Bidan PTT Dumai Terima SK CPNS Tahun 2017
-
Sosial
Momentum HKN 2017, Seluruh ASN Pemko Dumai Diminta Kerja Profesional
-
Lingkungan
Ratusan Anggota TNI-Polri Bersih-bersih Kampung Dalam Dumai
-
Hukrim
Penjual Martabak Tewas Mengenaskan Dalam Ruko di Dumai

