• Home
  • Ekbis
  • Disperindag Panggil Seluruh Agen Elpiji di Inhil

Disperindag Panggil Seluruh Agen Elpiji di Inhil

Senin, 06 Januari 2014 12:17 WIB

TEMBILAHAN - Melejitnya harga Elpiji 12 kg membuat Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Inhil terus melakukan pemantauan di lapangan. Bahkan para agen akan dipanggil.

"Ya, kami terus melakukan pemantauan. Dan besok (Senin, red) siang kami akan panggil agen untuk rapat di kantor (membicarakan masalah ini)," ungkap Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Inhil, Rudiansyah.

Harga elpiji tabung 12 kilogram mengalami kenaikan signifikan di Inhil, yakni naik sebesar Rp 58 ribu. Kenaikan ini membuat banyak warga beralih membeli tabung 3 kilogram.

Berdasarkan pengakuan pengguna elpiji tabung 12 kilogram sebelumnya harga berkisar Rp. 112 ribu pertabung, namun saat ini dijual Rp170 ribu.

"Kami kaget juga saat harga elpiji tabung 12 kilogram naik menjadi Rp. 170 ribu dari sebelumnya Rp. 112 ribu. Kenaikan ini telah berlangsung tiga hari," ujar Cu, warga Tembilahan, Ahad (5/1/2014).

Tak pelak kenaikan ini membuat banyak pengguna elpiji tabung 12 kg beralih membeli tabung 3 kg. Dengan alasan, harga tabung 3 kg lebih murah.

Bandingkan, kalau membeli gas tabung 3 kg sebanyak 4 tabung yang setara dengan tabung 12 kg, nominal yang harus dibayar hanya Rp. 72 ribu. Sedangkan tabung 12 kg saat ini dijual Rp. 170 ribu.

"Imbas dari kenaikan harga elpiji tabung 12 kg, maka elpiji tabung 3 kg juga naik Rp. 1000 pertabungnya saat ini," tambah Iwan, pengguna tabung gas 3 kg.

Dikhawatirkan, mahalnya harga elpiji tabung 12 kg membuat penggunanya beralih menggunakan tabung 3 kg. Imbasnya, akan merugikan masyarakat ekonomi menengah ke bawah yang mengandalkan tabung gas 3 kg. Padahal, diluncurkan konversi minyak tanah ke gas, dalam hal ini tabung gas 3 kg untuk membantu masyarakat menengah ke bawah.***(dok)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Ekbis
Komentar