Disperindag Pekanbaru Akui Kelangkaan di Tingkat Pengecer
Senin, 18 Mei 2015 09:32 WIB
PEKANBARU - Penyebab kelangkaan elpiji bersubsidi ini masih belum diketahui pasti. Pantauan Disperindag Pekanbaru, distribusi elpiji 3 kg ke pangkalan lancar, tanpa ada kendala. Hanya saja, ketersediaan elpiji 3 kg justru mengalami kekosongan di tingkat pengecer.
"Kami sudah melaksanakan sidak di beberapa pangkalan secara intens. Hasilnya sangat mengejutkan. Soalnya di tingkat pangkalan elpiji 3 kg masih banyak, begitu juga di tingkat agen," ujar Kepala Disperindag Pekanbaru, Azwan kepada sejumlah awak media.
Laporan soal kelangkaan elpiji 3 kg ini memang terdengar sampai ke Disperindag. Sebagian besar warga Pekanbaru kesulitan mendapatkan gas itu. Kelangkaan gas melon lebih dominan terjadi di tingkat eceran. Bahkan kelangkaan sudah berlangsung hingga dua pekan terakhir berturut.
"Kami sudah mendengar tentang kelangkaan ini. Tetapi kami sudah pantau di tingkat pangkalan, masih mencukupi. Pihak Pertamina juga memastikan distribusi ke agen tidak ada masalah. Jadi di mana masalahnya?," tutur Azwan.
Fenomena seperti ini juga membuat dirinya pribadi bertanya-tanya. Azwan pun berencana bakal melakukan rapat koordinasi bersama pihak terkait serta pihak Pertamina membahas masalah ini.
"Kami bakal melaksanakan rapat bersama karena sudah dipastikan stok gas aman. Jadi ingin mencari titik permasalahannya di mana," katanya.
Selain itu, Disperindag bersama Pertamina dan Hiswana Migas juga telah menggelar operasi pasar murah elpiji 3 kg, Jumat (14/5) di tiga lokasi. Yaitu di Kecamatan Limapuluh, Bukit raya, dan Tampan. Masing-masing lokasi disediakan 560 tabung gas elpiji 3 kg.
Pertamina Stok 18.500 Tabung Per Hari
Kuota gas elpiji 3 kg untuk Pekanbaru yang dijatah Pertamina Sumbar-Riau sekitar 18 ribu tabung per hari. Jumlah ini merupakan pembagian dari kuota Riau sebanyak 110 ribu tabung.
"Untuk Riau itu penyalurannya sekitar 110 ribu per hari dan Pekanbaru itu sekitar 18.500 tabung," ujar SR Gas LPG PT Pertamina Sumbar-Riau Mahfud.
Ia menyebutkan, selama ini distribusi elpiji 3 kg sampai ke pangkalan berjalan lancar dan normal. Soal kelangkaan disebutkannya bisa saja terjadi. "Mungkin karena telat sampai. Tapi barangnya ada. Untuk ketersediaan elpiji 3 kg ini ada dan mendistribusikannya pun normal, tidak ada pengurangan," tegasnya.
Ia menyarankan masyarakat untuk membeli gas di pangkalan resmi dan bukan di pengecer. "Karena beli di pangkalan resmi itu sesuai HET. Jika lebih, pangkalan itu akan diberi sanksi," tuturnya.
(rdk/rpc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026
-
Hukrim
Abdul Wahid Bantah Perintah Setoran di Sidang Tipikor Pekanbaru
-
Hukrim
Kecelakaan Tol Pekanbaru-Dumai Tewaskan Dua Orang
-
Sosial
Wako Pekanbaru Hadiri Peringatan HUT Bhayangkara ke-79, Tegaskan Komitmen Kolaborasi dengan Polri
-
Lingkungan
Pelatihan Pengelolaan Pohon Menjadi Langkah Pekanbaru Wujudkan Kota Ramah Lingkungan

