Disperindag dan Pertamina Diminta Atasi Kelangkaan Elpiji
Selasa, 04 November 2014 14:31 WIB
PEKANBARU : Kelangkaan gas elpiji tabung 3kg akhir-akhir ini sangat meresahkan masyarakat, diperkirakan disebabkan adanya oknum masyarakat melakukan penimbunan untuk mendapatkan keuntungan lebih besar.
Hal ini diperkuat dari pernyataan pihak Pertamina dan Disperindag bahwa pasokan gas elpiji tabung 3kg kepada masyarakat masih tetap normal seperti biasa. Jadi jika terjadi kelangkaan pasti ada pihak-pihak tertentu yang bermain.
Terkait hal itu, anggota DPRD Kota Pekanbaru, Yurni minta kepada pihak terkait, seperti Pertamina dan Disperindag untuk tidak diam saja dalam menanggapi keluhan masyarakat yang kesulitan mendapatkan gas elpiji tabung 3 kg.
"Pertamina dan Disperindag harus tanggap terhadap keluhan tersebut. Sebab kelangkaan tersebut memang benar terjadi, meskipun Pertamina dan Disperindag mengklaim pasokan masih tetap lancar seperti biasa," ungkapnya, Selasa (4/11) di Pekanbaru.
Dikatakannya, Pertamina dan Disperindag harus melakukan pengawasan yang intensif terhadap distribusi gas elpiji tabung 3 kg agar tidak ada lagi oknum-oknum tertentu melakukan penimbunan.
Saat ini, menurut dia, selain sulit didapat, gas elpiji tabung 3 kg itu juga dijual secara eceran dengan harga sangat mahal, yakni mencapai Rp 25 ribu pertabbung. Harga ini jauh diatas harga eceran tertinggi yang ditetapkan pemerintah yakni Rp14.000 pertabung.
(mcr/adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Regulasi Perizinan Berbasis Risiko Diperkuat Pemko Dumai Lewat Bimtek
-
Ekbis
Proyek Pipa Transmisi Gas Dumai-Sei Mangke Capai 30 Persen
-
Nasional
Budi Arie Setiadi, Video Viral dan Sanksi Projo
-
Hukrim
Tengku Muhammad Nasir Ditangkap di Aceh Setelah Jadi Buronan Kasus Korupsi Dishub Dumai
-
Politik
KUA-PPAS Perubahan 2026 Disepakati, APBD Dumai Naik Jadi Rp2,246 Triliun
-
Sosial
Instalasi Jaringan Listrik PLN di Ratu Sima Dikeluhkan Warga

