Ferry Selatpanjang-Batu Pahat Tak Lagi Beroperasi
Kamis, 15 Mei 2014 20:09 WIB
SELATPANJANG - Setelah Kapal Ferry Elugo tujuan Selatpanjang-Batu Pahat tak lagi beroprasi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau tidak lagi mempunyai transportasi langsung menuju ke Negeri tetangga Malaysia.
Hal ini dikhawatirkan, berdampak berkurangnya jumlah wisatawan dari Bumi Melayu itu untuk berkunjung ke Kota Sagu (Sebutan Kepulauan Meranti).
Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kepulauan Meranti Ishak Izrai, didampingi Sekretarisnya Ismail Arsyad, menjelaskan dengan tidak ada lagi kapal melayani pelayaran langsung Selatpanjang menuju Malaysia maupun sebaliknya dapat mengurangi wisatawan ke Meranti.
"Tentu berdampak pada jumlah wisatawan yang berkunjung ke Meranti. Wisatawan Malaysia tercatat yang cukup ramai berkunjung. Ini dikarenakan faktor kesamaan budaya, yakni Melayu dan Tionghoa," ujarnya belum lama ini.
Lebih jauh ia menjelaskan, warga Tionghoa Malaysia merupakan wisatawan paling ramai yang berkunjung ke Meranti. Apalagi menjelang perayaan imlek, ataupun mereka sekedar mengunjungi makam nenek moyang.
"Dengan kondisi sekarang yang harus transit dulu tentunya makin menyulitkan mereka. Tentunya ini berpotensi mengurangi jumlah wisatawan yang datang," tuturnya.
Saat ini masyarakat Kepulauan Meranti yang ingin berpergian ke Malaysia harus transit terlebih dahulu di Kabupaten Tanjungbalai Karimun menuju Kukup atau ke Kabupaten Bengkalis menuju Malaka.
Tentunya dampak ini tidak hanya dirasakan oleh wisatawan, tapi juga masyarakat Kepulauan Meranti yang banyak bekerja sebagai TKI di Malaysia.
"Jelaslah jadi makin susah dan nambah biaya kalau harus lewat Balai atau Bengkalis. Biasanya kita harus menginap dulu satu malam di sana untuk menyesuaikan jadwal kapal ke Malaysia," ungkap Yanto, salah seorang warga Kecamatan Rangsang, yang bekerja sebagai buruh perkebunan di Malaysia.
Menyangkut hal ini, belum diketahui pasti penyebab kapal tersebut berhenti beroperasi. Pihak manajemen Elugco belum berhasil dikonfirmasi terkait penghentian operasi. ***(roy)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

