• Home
  • Ekbis
  • Hujan Stabilkan Kembali Produksi Sagu di Meranti

Hujan Stabilkan Kembali Produksi Sagu di Meranti

Jumat, 11 April 2014 11:26 WIB

SELATPANJANG - Para pemilik industri pengolahan sagu di Kabupaten Kepulauan Meranti bisa kembali bernafas lega, pasalnya hujan sudah mulai turun normal. Tanpa air ini, para pengusaha akan kesulitan mengolah sagu bahkan tidak sedikit dari mereka harus menghentikan produksi.

"Alhamdulillah hujan sudah turun normal, dan produksi kita yang beberapa bulan lalu sempat berhenti kini sudah kembali jalan," ungkap Iwin Hs, salah seorang pemilik industri sagu di wilayah Sungai Kabung, Kecamatan Tebing Tinggi, Jumat (11/4/2014).

Pengusaha sekaligus pemilik kebun sagu ini mengaku saat musim kemarau kemarin, ia sempat menghentikan produksi sekitar 4 bulan. Jelas hal tersebut sangat menganggu perekonomian para pengusaha, dan juga berdampak kepada para pekerja.

"Terpaksa kita harus merumahkan karyawan selama berhenti produksi. Kita mau gaji dari mana kalau tidak ada sagu yang kita hasilkan," tutur laki-laki yang memiliki sekitar 4,5 hektar kebun sagu itu.

Selama ini ia memanfaatkan air kolam dan kanal yang sengaja digali disekitar kebun untuk mengolah parutan sagu menjadi sagu basah. Dan saat kemarau kanal dan kolam ini mengering, ia pun harus menghentikan produksinya.

"Kalau batang sagu ada terus, cuma kita tidak bisa mengolah. Jadi sengaja tidak kita tebang batangnya, menunggu hujan kembali normal," ungkap Iwin.

Industri sagu milik Iwin sendiri terhitung masih kecil, dari 4,5 hektar kebun ia menghasilkan sekitar 10 Ton sagu basah dalam 2 minggu. Sagu basah ini ia jual kembali ke pengusaha yang mengolah sagu basah menjadi tepung sagu.***(rud)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Ekbis
Komentar