Imbas Malaysia Perpanjang Lockdown, Harga Sawit Naik Terus di Riau
Cakaplah.com Selasa, 14 April 2020 21:31 WIB
PEKANBARU - Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di Provinsi Riau sepekan ke depan tepatnya periode 14 - 21 April tahun 2020 mengalami kenaikan.
Kepala Bidang (Kabid) Pengolahan dan Pemasaran, Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Riau, Defris Hatmaja mengatakan kenaikan terjadi pada setiap kelompok umur kelapa sawit dengan jumlah kenaikan terbesar terjadi pada kelompok umur 10 - 20 tahun yang mengalami kenaikan sebesar Rp 10,53/Kg atau mencapai 0,57 % dari harga minggu lalu.
"Sehingga harga pembelian TBS petani untuk periode satu minggu ke depan menjadi Rp 1.868,83/Kg," ujar Defris, Selasa (17/4/2020).
Ia menjelaskan kenaikan harga TBS ini disebabkan oleh faktor internal dan faktor eksternal. Untuk Faktor internal kenaikan harga TBS periode ini disebabkan oleh terjadinya kenaikan harga jual CPO dan kernel dari hampir seluruh perusahaan sumber data. Tercatat hanya harga jual CPO dari Sinarmas Group yang mengalami penurunan.
"Untuk harga jual CPO, PTPN V mengalami kenaikan sebesar Rp 4,00/Kg, Sinar Mas Group mengalami penurunan harga sebesar Rp 55,00/Kg, Astra Agro Lestari Group mengalami kenaikan harga sebesar Rp 61,00/Kg, Asian Agri Group mengalami kenaikan harga sebesar Rp 22,83/Kg, dan PT. Citra Riau Sarana mengalami kenaikan sebesar Rp 12,10/Kg dari harga minggu lalu," Cakapnya.
Sedangkan untuk harga jual kernel, Astra Agro Lestari Group mengalami kenaikan sebesar Rp 88,18/Kg, Asian Agri Group mengalami kenaikan harga sebesar Rp 169,00/Kg, dan PT. Citra Riau Sarana mengalami penurunan sebesar Rp 261,32/Kg dari harga minggu lalu.
Masih kata Defris, dari faktor eksternal, kenaikan harga CPO masih dipengaruhi oleh terjadinya lockdown yang masih kembali diperpanjang oleh pemerintah Malaysia, hal ini membuat suplai dari Malaysia berkurang sehingga pembeli mengalihkan pembelian CPO ke Indonesia.
"Selain itu terjadi kenaikan permintaan menjelang masuknya bulan Ramadhan, banyak pihak yang menambah stok karena takut suplai CPO akan terganggu akibat pandemi Covid-19," tukasnya.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
Pergerakan Harga Minyak Sawit Dunia Mengalami Fluktuasi pada Awal Februari 2026
-
Sosial
PT Brondolan Indo Jaya Santuni Anak Yatim dan Kaum Dhuafa
-
Ekbis
Harga Kelapa Sawit di Riau Turun Tipis Rp 2.787 Perkilogram
-
Ekbis
Harga CPO Anjlok, Harga Buah Kelapa Sawit Ikut Rontok
-
Ekbis
Palm Oil moratorium, important to be extended and strengthened
-
Lingkungan
Moratorium Sawit, Penting Diperpanjang dan Diperkuat

