• Home
  • Ekbis
  • Industri Manufaktur Mikro Riau Turun 1,34 Persen

Industri Manufaktur Mikro Riau Turun 1,34 Persen

Selasa, 24 Desember 2013 16:29 WIB

PEKANBARU - Badan Pusat Statistik menyatakan pertumbuhan Produksi Industri Manufaktur Mikro dan Kecil (IMK) triwulan III/2013 di Provinsi Riau turun sebesar 1,34 persen terhadap triwulan II.

"Penurunan terbesar terjadi pada jenis industri Kendaraan Bermotor, Trailer dan Semi Trailer sebesar 11,11 persen, diikuti oleh jenis industri Furnitur dengan penurunan sebesar 9,33 persen pada posisi kedua," kata Kepala BPS Riau Mawardi Arsyad di Pekanbaru, Selasa.

Pertumbuhan produksi IMK triwulan III/2013 juga turun sebesar 3,93 persen (y-on-y) terhadap periode sama tahun 2012. Penurunan terbesar terjadi pada jenis industri Kayu, Barang dari Kayu, Barang dari Kayu dan Gabus (Tidak Termasuk Furnitur) dan Barang Anyaman dari Bambu, Rotan dan Sejenisnya sebesar 16,87 persen.

Kemudian diikuti oleh jenis industri Alat Angkutan Lainnya dengan pertumbuhan sebesar 16,32 persen pada posisi kedua.

Ia menjelaskan pengumpulan data (IMK) mulai tahun 2009 dilaksakan secara rutin setiap tahun melalui survei IMK. Namun sejak tahun 2011 pelaksanaan pengumpulan data berubah menjadi rutin setiap triwulanan.

Pengumpulan data sebelumnya dilakukan melalui sensus industri 1974/1975, survei Industri Kecil dan Kerajinan Rumahtangga (IKKR) tahun 1982, 1986, 1991, 1993, 1994 dan 1995 serta Sensus Ekonomi.

Survei IMK tahun 2013 dilakukan melalui pencacahan secara sampel dengan pendekatan perusahaan/usaha berskala mikro dan kecil. Mereka adalah usaha dengan tenaga kerja satu sampai dengan 19 orang, termasuk juga didalamnya pekerja keluarga atau pekerja tak dibayar.

Disisi lain, ia mengatakan pada triwulan III/2013 juga masih terdapat jenis-jenis industri yang mengalami pertumbuhan produksi yang positif terhadap triwulan tahun lalu yaitu: industri Kulit, Barang dari Kulit dan Alas Kaki pada peringkat pertama dan jenis industri Farmasi, Produk Obat Kimia dan Obat Tradisional pada peringkat kedua. Sedangkan jenis industri Barang Galian Bukan Logam berada pada posisi ketiga.

Pertumbuhan produksi industri skala IMK di tingkat Nasional pada triwulan III terhadap triwulan II tahun 2013 adalah sebesar -4,45 persen.

Jenis industri yang mengalami penurunan terbesar di tingkat Nasional pada triwulan III terhadap triwulan II 2013 adalah Barang Logam, bukan Mesin dan Peralatannya sebesar 9,90 persen.

Penurunan terbesar kedua di tingkat Nasional pada periode yang sama adalah jenis industri Percetakan dan Reproduksi Media Rekaman dan ditempat ketiga adalah jenis industri Kertas dan Barang dari Kertas.

"Sehingga jika dibandingkan dengan Riau, maka pertumbuhan produksi IMK secara Nasional tidak lebih baik dari pada di Riau," ujarnya.***(die/ant)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Ekbis
Komentar