Jelang Ramadhan, Disperindag Jamin Persediaan Sembako Aman
Kamis, 29 Mei 2014 16:29 WIB
DUMAI - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Dumai menyatakan, jelang bulan Ramadhan 1435 H mendatang, pemerintah menjamin ketersediaan bahan pokok kebutuhan masyarakat di pasaran.
Kepala Bidang Perdagangan pada Disperindag Dumai Kamaruddin menyebutkan, berdasarkan hasil pemantauan dan monitoring pihaknya di sejumlah pasar tradisional, persediaan bahan pokok dipastikan aman.
"Secara berkala dan rutin petugas terus memantau stok bahan pokok di pasaran, dan menghadapi Ramadhan ini dinyatakan persediaan aman dan mencukupi untuk konsumsi masyarakat," katanya saat dihubungi, Kamis (29/5/14).
Dia melanjutkan, meski kondisi stok aman, diketahui saat ini sejumlah bahan pokok masyarakat mulai merangkak naik di perdagangan pasar tradisional. Diantaranya, cabe merah yang dipasok dari daerah Bukit Tinggi dan Medan, sebelumnya Rp 15 ribu perkilogram, naik menjadi Rp 18 ribu perkilo.
Menurutnya, kenaikan harga bahan pokok kerap terjadi setiap akan memasuki momen hari besar tertentu yang disebabkan bakal mengalami lonjakan permintaan.
Selain itu, kenaikan sejumlah bahan pokok ini disebabkan juga karena pertanian cabe dan bawang di daerah pemasok mengalami gagal panen akibat kondisi iklim cuaca. "Harga bawang putih dan kacang hijau juga mulai merangkak naik, namun belum terlalu signifikan di pasaran," ujarnya.
Mengantisipasi lonjakan harga lebih jauh, pihaknya akan mengintensifkan pemantauan stok bahan pokok di pasaran agar tetap tersedia, tidak terjadi kelangkaan dan pengendalian distribusi dari daerah pemasok.
Endang,warga Dumai berharap, pemerintah dapat mengendalikan harga bahan pokok di pasar supaya tidak melonjak tinggi dan tidak terjadi kendala pada persediaan.
"Selalunya begitu, tiap memasuki bulan puasa, apalagi lebaran harga bahan pokok cenderung melonjak naik, dan kita tentu saja berharap pemerintah bisa mengendalikannya supaya warga tidak resah dan kuatir," harapnya.***(din)
Kepala Bidang Perdagangan pada Disperindag Dumai Kamaruddin menyebutkan, berdasarkan hasil pemantauan dan monitoring pihaknya di sejumlah pasar tradisional, persediaan bahan pokok dipastikan aman.
"Secara berkala dan rutin petugas terus memantau stok bahan pokok di pasaran, dan menghadapi Ramadhan ini dinyatakan persediaan aman dan mencukupi untuk konsumsi masyarakat," katanya saat dihubungi, Kamis (29/5/14).
Dia melanjutkan, meski kondisi stok aman, diketahui saat ini sejumlah bahan pokok masyarakat mulai merangkak naik di perdagangan pasar tradisional. Diantaranya, cabe merah yang dipasok dari daerah Bukit Tinggi dan Medan, sebelumnya Rp 15 ribu perkilogram, naik menjadi Rp 18 ribu perkilo.
Menurutnya, kenaikan harga bahan pokok kerap terjadi setiap akan memasuki momen hari besar tertentu yang disebabkan bakal mengalami lonjakan permintaan.
Selain itu, kenaikan sejumlah bahan pokok ini disebabkan juga karena pertanian cabe dan bawang di daerah pemasok mengalami gagal panen akibat kondisi iklim cuaca. "Harga bawang putih dan kacang hijau juga mulai merangkak naik, namun belum terlalu signifikan di pasaran," ujarnya.
Mengantisipasi lonjakan harga lebih jauh, pihaknya akan mengintensifkan pemantauan stok bahan pokok di pasaran agar tetap tersedia, tidak terjadi kelangkaan dan pengendalian distribusi dari daerah pemasok.
Endang,warga Dumai berharap, pemerintah dapat mengendalikan harga bahan pokok di pasar supaya tidak melonjak tinggi dan tidak terjadi kendala pada persediaan.
"Selalunya begitu, tiap memasuki bulan puasa, apalagi lebaran harga bahan pokok cenderung melonjak naik, dan kita tentu saja berharap pemerintah bisa mengendalikannya supaya warga tidak resah dan kuatir," harapnya.***(din)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Polwan Polda Riau Hadirkan Klinik Apung di Sungai Duku
-
Maritim
HUT ke-81 TNI Angkatan Laut, Lanal Dumai Gelar Ziarah Pahlawan
-
Olahraga
Haornas 2026, Riau Belum Siapkan Kegiatan Olahraga Besar
-
Sosial
Regulasi Perizinan Berbasis Risiko Diperkuat Pemko Dumai Lewat Bimtek
-
Ekbis
Proyek Pipa Transmisi Gas Dumai-Sei Mangke Capai 30 Persen
-
Nasional
Budi Arie Setiadi, Video Viral dan Sanksi Projo

