KADIN Dumai Pertanyakan Tanggung Jawab PLN
Senin, 23 September 2013 14:07 WIB
DUMAI, RIAUHEADLINE.COM- Kondisi kelistrikan di Riau, khususnya di Dumai, saat ini sangat memprihatinkan. Adanya pemadaman listrik dengan durasi 2-4 jam, sudah meresahkan dan sangat keterlaluan. Aktivitas masyarakat dan dunia usaha menjadi terganggu. Hal ini tentunya akan memberikan dampak negatif pada perekonomian rakyat, terutama UMKM.
Safruddin Atan Wahid, Ketua KADIN Kota Dumai mengatakan, penderitaan yang ditanggung rakyat sebagai akibat pemadaman listrik ini, sepertinya tidak dipedulikan oleh manajemen PLN WRKR. Tidak terlihat sedikitpun upaya yang dilakukan oleh PLN untuk mengatasi masalah listrik, walau Menneg BUMN telah menginstruksikan untuk segera mengatasi kondisi listrik tersebut.
“Manajemen PLN sepertinya hanya pasrah dengan keadaan yang ada, dan bisanya berkilah hal ini karena kondisi alam, pembangkit yang rusak, serta alasan-alasan klasik yang setiap tahun selalu berulang. Kami menilai, secara tidak langsung PLN secara pelahan telah membunuh perkembangan ekonomi masyarakat. Ini sungguh ironis bisa terjadi di negeri yang kaya,” katanya, Senin (23/9/13).
Tidak ada sedikitpun rasa tanggung jawab, dengan suatu upaya yang serius dan konkrit, sepertinya rakyat tidak ada di mata manajemen PLN Riau. Jika Manajemen PLN benar-benar profesional, sejatinya ada alternatif solusi yang cepat dan tanggap ketika masalah listrik kembali berulang. Dalam jangka pendek dan segera, harusnya ada penanganan secara darurat misalnya dengan sewa genset atau apapun alternatif upaya lain yang tidak menyebabkan pemadaman dalam waktu berbulan-bulan sepert ini.
"Kami mengharapkan kondisi seperti bisa cepat diatasi sehingga tidak menimbulkan pada kacau balaunya pertumbuhan ekonomi rakyat. Karena, saat ini banyak bisnis ekomoni kerakyatan yang sedang tumbuh," ungkap Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Dumai, Safruddin Atan Wahid, menyikapi kondisi krisis listrik yang menjadi keluhan seluruh lapisan masyarakat didaerah ini.****(die)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Regulasi Perizinan Berbasis Risiko Diperkuat Pemko Dumai Lewat Bimtek
-
Ekbis
Proyek Pipa Transmisi Gas Dumai-Sei Mangke Capai 30 Persen
-
Nasional
Budi Arie Setiadi, Video Viral dan Sanksi Projo
-
Hukrim
Tengku Muhammad Nasir Ditangkap di Aceh Setelah Jadi Buronan Kasus Korupsi Dishub Dumai
-
Politik
KUA-PPAS Perubahan 2026 Disepakati, APBD Dumai Naik Jadi Rp2,246 Triliun
-
Sosial
Instalasi Jaringan Listrik PLN di Ratu Sima Dikeluhkan Warga

