Kepulauan Meranti Terkesan Belum Siap Bangun Gudang Bulog
Senin, 20 Juni 2016 17:06 WIB
MERANTI - Meski gencar meminta ke Bulog agar dibangun Gudang di daerah Rangsangbarat, rupanya Kabupaten Kepulauan Meranti terkesan belum ada kesiapan. Terutama dalam hal penyediaan lahan.
Hingga memasuki Bulan Juni 2016, Kabupaten Kepulauan Meranti tak kunjung membebaskan lahan sekitar 2,2 hektar di Rangsangbarat. Alhasil, pembangunan gudang yang diharap-harapkan masyarakat banyak pun belum bisa terealisasi.
Menurut Sekda Drs Iqaruddin MSi, selaku Pengguna Anggaran, memang hingga pertengahan tahun 2016 Kepulauan Meranti belum membebaskan lahan tersebut. Namun, sebenarnya sudah dianggarkan sebesar lebih kurang Rp2,2 miliar pada APBD 2016.
"Sampai hari ini memang pengadaan lahan itu belum. Kita sudah menganggarkan, namun karena anggaran bersifat prioritas, tentu yang lebih mendesak diutamakan," ujar Sekda.
Kata Sekda, tahun 2016 ini mereka menganggarkan pembebeasan lahan untuk pembangunan Gudang Bulog dan Kantor Polres Kepulauan Meranti.
Namun, akibat rasionalisasi ditambah masih adanya dana yang belum ditransfer ke daerah, maka pembebasan lahan tersebut terkendala.
Iqaruddin juga mengakui kalau sejauh ini Bulog sudah melakukan survey dan memberikan keyakinan ke Pemda Meranti bahwa tahun ini akan dibangun gudang sebagaimana yang telah diminta.
Namun, mengingat kondisi ekonomi keuangan yang secara nasional kemudian berimbas kepada daerah, Pemda sepertinya tidak bisa berbuat apa-apa.
"Sampai hari ini pembebasan lahan itu belum dapat dilaksanakan. Saya sudah berkoordinasi dengan Asisten I dan Kabag Tapem supaya pembebasan lahan itu diprioritaskan," ujarnya lagi.
Beberapa tahun belakangan ini, Pemda Meranti gencar meminta Bulog membangun Gudang yang direncanakan di Rangsangbarat. Pasalnya, tanpa gudang itu, sangat banyak kendala yang dihadapi masyarakat Kepulauan Meranti.
Terutama masalah beras bulog, mulai dari biaya pengangkutan, upah bongkar, ancaman terkena air asin, dan kualitas beras yang kurang bagus karena terlalu lama di dalam gudang.
Setelah Bulog memberikan signal bagus, dengan turun langsung survey ke lokasi, baik Bulog Riau maupun Bulog Pusat, rupanya Kepulauan Meranti yang terkesan belum siap.
Informasi yang diterima GoRiau, andai sudah jelas status lahan yang akan dibangun gudang bulog itu, konsultan perencana akan turun dan dilanjutkan dengan pembangunan.
(rdk/grc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Bengkalis
DKP Bengkalis Gelar Sosialisasi Pengembangan Kelembagaan Jaringan Distribusi Pangan
-
Bengkalis
Dua Perusahaan Tak Sanggup, Pasar Murah untuk Warga Miskin Bengkalis Batal
-
Nasional
Kemendag RI Resmi Keluarkan Izin Impor Beras 500.000 Ton
-
Sosial
Bupati Meranti Ajak Seluruh Masyarakat Dukung Program Pembangunan
-
Sosial
Bupati Meranti Klaim Sukses Turunkan Angka Kemiskinan Meski Anggaran Minin
-
Ekbis
Sekda Klaim Kemampuan Anggaran Pemda Kepulauan Meranti Memprihatinkan

