Masyarakat Meranti Diajak Olah Mie Sagu Campur Ikan
Senin, 20 Juni 2016 17:10 WIB
MERANTI - Guru Besar Teknologi Hasil Perikanan Fakutas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Riau (Unri) Prof DR Dewita MS dan Ir Syahrul MS datang ke UKM Tiga Putra (pengolah sagu menjadi mie) di Desa Banglas Barat Kepulauan Meranti.
Dalam kegiatan pengabdian yang bernama Iptek bagi Masyarakat (IBM) itu, Dewi dan Syahrul memperkenalkan cara mengolah mie sagu campur ikan.
Dalam kegiatan ini, Dewi dan Syahrul yang didampingi Sekda Meranti Drs Iqaruddin MSi, pihak pertanian dan perinakan, mengajarkan masyarakat Meranti mengolah mie sagu.
Dalam olahan itu, mie sagu dikolaborasi dengan ikan (tepung ikan, red). "Kami lirik UKM di Selatpanjang yang mengolah sagu. Kita ingin berikan pencerahan agar ada peningkatan mutu dari produk sagu," kata Syahrul, Senin (20/6/2016).
Selama ini, tambah Syahrul, protein yang terkandung dalam olahan sagu ini sangat rendah. Kalau digabungkan dengan ikan akan meningkat. "Olahan yang saat ini kadar proteinnya hanya 0,07 persen. Kalau digabungkan dengan ikan kadar proteinnya menjadi 5,75," ujar Syahrul lagi.
Ditambahkan Dewita, selain menambahkan protein dengan mencampurkan ikan, mereka juga akan memperkenalkan mie instan berbahan dasar mie sagu. Dengan mie instan itu, kadar air yang terkandung di dalamnya akan menjadi sangat sedikit.
"Mie sagu yang ada sekarang ini kadar airnya masih tinggi (sekitar 50 persen, red), daya tahannya juga tidak lama. Jika dibuat mie instan nantinya, itu akan bisa bertahan lama, namun tergantung kemasan yang digunakan," kata Dewi pula.
"Kalau mie instan itu, setelah dicetak akan ada proses pengeringannya, entah itu menggunakan oven atau yang lainnya," tambah Dewi.
Sekedar informasi, mie sagu campuran ikan ini ditargetkan menjadi pengganti makanan anak sekolah. Diharapkan dengan tingginya protein, anak-anak akan menjadi semakin pintar dan menjadi SDM yang siap bersaing nantinya.
Disarankan tepung ikan yang digunakan harus menggunakan ikan dengan daging putih agar hasil akhir tetap berwarna cerah. Sementara untuk kemasan lebih bagus menggunakan aliminium foil dan disimpan di tempat yang dingin.
(rdk/grc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
BRG RI Janji Bantu Pembangunan Industri Hilir dan Pemasaran Sagu Meranti
-
Sosial
Koperasi Hang Tuah Meranti Bakal Gelar Seminar Ekonomi Kerakyatan
-
Meranti
Kunjungi Batam Tourism Polytechnick, Bupati Irwan Ajak Mahasiswa Promosikan Sagu Meranti
-
Sosial
Bupati Meranti Ajak Seluruh Masyarakat Dukung Program Pembangunan
-
Sosial
Bupati Meranti Klaim Sukses Turunkan Angka Kemiskinan Meski Anggaran Minin
-
Ekbis
Sekda Klaim Kemampuan Anggaran Pemda Kepulauan Meranti Memprihatinkan

