• Home
  • Ekbis
  • Pedagang Pasar Kelakap Tujuh Pindah Jualan ke Jalan Dock Yard

Bentuk Protes Kepada Pemko Dumai

Pedagang Pasar Kelakap Tujuh Pindah Jualan ke Jalan Dock Yard

Kamis, 19 Februari 2015 15:49 WIB
Tribunpekanbaru.com
DUMAI - Seluruh pedagang Pasar Kelakap Tujuh, Kecamatan Dumai Barat, melakukan aksi protes terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai tidak pro rakyat dengan berjualan di sepanjang jalan Dock Yard, Pangkalan Sesai, Kamis (19/2/15).

Pedagang yang berjualan di pinggiran jalan Dock Yard itu mulai dari pakaian, sayur mayur, buah, ayam dan aneka ikan berjejer dengan rapi. Mereka sama sekali tidak takut jika petugas Satpol PP Kota Dumai datang untuk melakukan penggusuran.

Muhammad Pendi, seorang pedagang keperluan dapur itu menuturkan, ini merupakan bukti protes pedagang kepada Pemko Dumai. Pasalnya, semenjak direlokasi dari Pasar Dock Yard ke Pasar Kelakap Tujuh, omset pedagang menurun draktis.

"Kenapa kami berjualan di sepanjang jalan ini, karena kami tidak sanggup lagi berjualan di Pasar Kelakap Tujuh. Disana, omset penjualan menurun dan  kami terus rugi," ujarnya, sembari melambaikan tangan kepada pengendara sepeda motor yang melintas.

Dijelaskannya, aksi ini merupakan lanjutan dari sebelumnya. Pemerintah memberikan lokasi jualan di Pasar Kelakap Tujuh tersebut jauh dari jangkauan masyarakat. Secara tidak langsung, aktivitas jual beli sangat tipis dan memicu kerugian pada pedagang.

"Kalau pemerintah daerah memberikan tempat itu harus dikaji lebih dalam lagi. Sudah jelas pasar Kelakap Tujuh itu sepi pengunjung. Sudahlah kami orang kecil, ekonomi kami pun ikut dihambatnya. Sudahlah menyengsarakan rakyat, jangan terus-terussan seperi ini," keluhnya.

Mariyati, pedagang sayuran ini mengungkapkan hal senada. Selama berjualan di Pasar Kelakap Tujuh, banyak sayur-sayurannya hanya terbuang sia-sia karena tidak ada yang membelinya. Oleh sebab itulah, dia dan pedagang lainnya berjualan di pinggir jalan Dock Yard.

"Bagaimana kita tidak jualan di sepanjang jalan ini, di pasar Kelakap Tujuh tidak ada yang membeli dagangan kita. Kami disana merasa tersiksa dan selalu rugi setiap harinya. Kami juga tidak peduli lagi dengan pemerintah, makanya kami jualan di sini," ujarnya.

Sedangkan Kepala Kantor Pasar (KKP) Dumai Bambang Wardoyo, mengatakan pedagang memang beberapa hari lalu menyampaikan keluhan terhadap kondisi Pasar Kelakap yang sepi dan tidak ada perkembangan. Maka mereka berencana ingin pindah saja ke Pasar Gedang.

"Pedagang tersebut menyebutkan bahwa mereka sudah mulai lelah menghadapi kondisi sepinya pembeli, sementara kebutuhan sehari-hari terus berjalan dan meningkat. Akibatnya sudah berapa banyak pula mereka berhutang kesana kemari, karena pendapatan tak lagi sesuai," kata Bambang. 

Dijelaskannya, meskipun Pemko Dumai memberikan keringanan bebas pungutan apapun, namun hal tersebut tidak memberikan dampak bagi ekonomi pedagang di Pasar Kelakap Tujuh tersebut, menimbang kondisi pembeli sepi karena adanya keberadaan Pasar Gedang. 

Kendati begitu, KKP hanya bisa menghimbau agar pedagang tetap berjualan di Pasar Kelakap Tujuh dan jangan beralih kepasar Gedang, pasalnya lokasi tanah Pasar Gedang tersebut lagi bermasalah di tingkat pengadilan. 

"Jika mereka pindah, tentu kondisi yang mereka alami seperti saat berjualan di Pasar Dock Yard bakal mereka alami kembali. Diminta kepada pedagang agar dapat bersabar dan tetap berjualan di Pasar Kelakap Tujuh saja," himbaunya.

Meskipun diakui Bambang, jika Pasar Gedang masih beroperasi, maka hal tersebut pasti akan berpengaruh ataupun berdampak besar kepada Pasar Kelakap Tujuh, sebab letaknya lebih strategis dibandingkan dengan letak Pasar Kelakap Tujuh yang lebih jauh.

"Memang seharusnya hal ini tidak pernah terjadi jika dari awal relokasi pedagang Pasar Dock Yard tidak ada didirikan Pasar Gedang, mungkin seluruh pedagang akan berjualan di Pasar Kelakap Tujuh," kata mantan Kepala Satpol PP Dumai ini. 

Katanya, sebenarnya ketegasan tersebut tergantung yang punya tanah, maka upaya yang punya tanah seperti apa itu yang harus dipertanyakan, sebab mau tidak mau dirinya memang harus terlibat yang sementara seharusnya dari awal mereka sudah tanggap.

Sampai hingga siang, tidak terlihat satupun petugas Satpol PP Pemko Dumai yang datang ke lokasi jualan pedagang Pasar Kelakap Tujuh, di sepanjang penggiran Jalan Dock Yard tersebut, untuk melakukan penggusuran maupun tindakan.

(adi/via)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Ekbis
Komentar