Pekanbaru Segera Miliki PLTU Berbahan Bakar Limbah Sawit
Hadi Pramono Senin, 25 September 2017 20:30 WIB
PEKANBARU - Pemerintah Kota Pekanbaru menyatakan dalam waktu dekat sebuah pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) dengan bahan bakar limbah kelapa sawit berkapasitas 2x10 megawatt akan berdiri di ibu kota Provinsi Riau tersebut.
"(Dalam operasinya) mereka akan memanfaatkan cangkang sawit, yang keberadaannya tidak akan pernah habis di Riau," kata Walikota Pekanbaru, Firdaus, Senin (25/9/17).
Ia menjelaskan proyek pembangunan PLTU dengan nilai investasi mencapai Rp300 miliar tersebut diharapkan dapat mulai dibangun pada tahun ini.
Firdaus mengatakan, pembangunan PLTU tersebut menunjukkan besarnya potensi daerah Riau, dan Kota Pekanbaru secara khusus untuk dikembangkan serta kondusifnya iklim investasi setempat.
Melengkapi Firdaus, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Pekanbaru, Muhammad Jamil menjelaskan PLTU tersebut rencananya akan dibangun di lahan seluas 1,7 hektare. Lokasi pembangunan berada di Teluk Lembu, Kecamatan Tenayan Raya.
Sementara itu, ia mengatakan investor yang akan menggelontorkan Rp300 miliar adalah pemodal nasional. "Investornya pengusaha Pekanbaru, namun sekarang dia di Jakarta," kata Jamil yang belum bersedia menyebutkan identitas investor dimaksud.
Ia hanya menjelaskan bahwa sebelum membangun PLTU, investor itu telah memiliki dua pabrik kelapa sawit di Riau.
Sejauh ini, ia menjelaskan investor tersebut telah beberapa kali berkoordinasi dengan Pemkot Pekanbaru guna membangun PLTU itu. "Selain itu, mereka juga telah berkoordinasi dengan PLN. Mereka sudah hitung kapasitas dan harga jual dengan PLN," urainya.
Lebih jauh, ia menjelaskan PLTU yang akan dibangun tersebut nantinya akan memanfaatkan teknologi mutakhir.
Pemerintah Kota Pekanbaru awal tahun ini menargetkan dapat menjaring investasi sebesar Rp1,2 triliun. Namun, selang waktu berjalan investor terus berdatangan hingga pada triwulan ketiga 2017 ini mencapai Rp4,2 triliun.
Menurut Jamil, besaran nilai investasi tersebut sebenarnya diluar perkiraan dari Pemerintah Kota Pekanbaru. Namun, dia mengatakan bahwa bentuk investasi tersebut merupakan implementasi kepercayaan investor untuk menanamkan modalnya di Pekanbaru.
(rtc/rtc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Wako Pekanbaru Hadiri Peringatan HUT Bhayangkara ke-79, Tegaskan Komitmen Kolaborasi dengan Polri
-
Ekbis
PLN Kejar Target 1.434 Sertifikasi Tanah di Riau
-
Lingkungan
Pemko Butuh Geospasial untuk Susun Rencana RTRW Pekanbaru
-
Sosial
Peserta Tes SKD CPNS 2021 Pekanbaru Harus Bebas Covid-19
-
Sosial
Pemberian BLT Covid-19 di Pekanbaru Sesuai Kemampuan Keuangan Daerah
-
Ekbis
Wali Kota Pekanbaru Tinjau Penerapan Prokes di STC dan MP

