Upaya Tumbuhkan Motivasi Berusaha,
Pelaku IKM Bengkalis Terima Penghargaan Adhikriya
Selasa, 24 September 2013 16:24 WIB
BENGKALIS, RIAUHEADLINE.COM- Sebanyak enam pelaku usaha Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Kabupaten Bengkalis, tahun 2013 ini menerima penghargaan Adhikriya dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Bengkalis. Penghargaan ini diberikan sebagai salah satu upaya pemerinah daerah untuk memberikan motivasi agar usaha yang dijalankan tumbuh dengan subur dan baik.
Penyerahan penghargaan Adhikriya 2013 oleh Pemkab Bengkalis melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Bengkalis ini, diserahkan langsung oleh Kepala Disperindag Bengkalis H Amir Faisal, Selasa (24/9/13) di aula hotel Marina Pantai Bengkalis. Selain dihadiri para penerima penghargaan Adhikriya, kegiatan tersebut juga turut dihadiri Ketua KADIN Bengkalis Mashuri, perwakilan. Dekranasda Bengkalis, para kepala bidang lingkup Disperindag Bengkalis, para pelaku usaha dan undangan lainnya.
Keenam pelaku usaha IKM yang menerima penghargaan Adhikriya 2013 serta mendapatkan bantuan dana pembinaan, antara lain, terbaik I pemilik usaha Kerupuk Ikan Gabus 13 atas nama pemilik/kelompok usaha Angkut beralamat di Jl Rokan No 07 Blok E Kelurahan Air Jamban Kecamatan Mandau. Terbaik II diraih Rosmawati beralama Jl Perjuangan RT02/RW01 Desa Sejangat Kecamatan Bukitbatu yang bergerak di bidang usaha Tenun Lejo Desi. Kemudian terbaik III diraih pemilik usaha Bolu Kemojo atas nama Sri Murdianti yang beralamat di Jl Kelapapati Darat RT01/RW05 Desa Kelapapati Kecamatan Bengkalis.
Selain itu, terdapat tiga IKM lainnya yang berhasil meraih harapan I, II dan III. Diantaranya Susilawati selaku pemilik usaha Roti Bakar
Susi yang beralamat di Jl Awang Mahmuda RT04/RW02 Sungai Alam Kecamatan Bengkalis (Harapan I), Sumini, pemilik usaha Tempe Barokah berdomisili di Jl Nusantara Gg Damai Desa Sejangat Kecamatan Bukitbatu (Harapan II), dan Aminah, pemilik usaha kerupuk (Setia Usaha Mandiri) di Jl Parit Tugu Dusun Pusaka Desa Muntai Kecamatan Bantan yang berhasil meraih Harapan III.
Kadisperindag Bengkalis H Amir Faisal dalam sambutan sekaligus pengarahannya mengatakan, Adhikriya sudah diprogramkan sejak 2006 lalu, yakni memberikan penghargaan yang sebelumnya di lakukan penilaian terhadap pelaku usaha yang berprestasi setiap tahunnya. Pelaku usaha yang dinilai adalah seluruh IKM yang ada, baik bergerak di bidang usaha makanan, minuman, kerajinan tangan dan lainnya.
Dikatakannya,beberapa kriteria penilaian terhadap pelaku suaha, meliputi kelengkapan dokumen usaha (legalitas usaha), peralatan industri, tempat produksi, design kemasan/produk, serta kualitas SDM. Penilaian yang dilakukan dengan cara survei dan kuisioner.
"Dari lebih kurang 4700-an pelaku usaha yang ada di Kabupaten Bengkalis yang dilakukan penilaiannya, maka terpilih enam pelaku usaha yang terbaik ini," kata Amir Faisal sembari mengatakan jika terbaik I dan II penerima penghargaan Adhikriya tingkat kabupaten ini, nantinya akan dikirim ke tingkat provinsi untuk mengikuti penilaian dan penghargaan yang sama.
Di bagian lain dia juga berharap agar pelaku usaha tetap kreatif, berinovasi. Sehingga produk usaha yang dihasilkan tetap terbarukan dan memiliki daya saing. Untuk itu, kerjasama yang baik dan konprehensif baik dari pemerintah daerah, serta organisasi-organisasi industri dan pelaku usaha itu sendiri harus selalu dibangun. Dengan demikian, kemandirian serta kemajuan dunia usaha akan mampu diraih.
Selain memprogramkan penghargaan Adhikriya setiap tahunnya, Disperindag Bengkalis juga fokus dan turut memberikan perhatian yang serius terhadap pengembangan usaha para pelaku usaha IKM. Diantaranya dengan memberikan bantuan peralatan usaha bagi pelaku usaha yang ada.***(mar)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
Pergerakan Harga Minyak Sawit Dunia Mengalami Fluktuasi pada Awal Februari 2026
-
Lingkungan
Harimau Sumatera Masuk Permukiman Warga Mempura, Masyarakat Diminta Waspada
-
Ekbis
Produksi Padi Riau Naik 12,7 Persen, Targetkan Ketahanan Pangan Hingga 2029
-
Lingkungan
Riau Dorong Swasembada Pangan Nasional, Petani Milenial Jadi Kunci Modernisasi Pertanian
-
Hukrim
Polisi Kehutanan Gakkum Riau Usut Jaringan Pembunuh Gajah Sumatera di Blok Ukui
-
Sosial
Penataan Pedagang Dumai di Jalan Sultan Syarif Kasim, Kota Jadi Destinasi Kuliner

