• Home
  • Ekbis
  • Selama 2013, PLN Riau-Kepri Raup Untung Rp3 Triliun

Selama 2013, PLN Riau-Kepri Raup Untung Rp3 Triliun

Selasa, 18 Februari 2014 15:29 WIB

PEKANBARU - 2013 lalu, PLN mengalami kerugian Rp 100 triliun. Untungnya, kerugian tersebut bisa dicover subsidi pemerintah. Berbeda dengan PLN Pusat, PLN WRKR justru mengalami laba sebesar Rp 3 triliun.

Hal itu disampaikan GM PLN WRKR, Doddy Benjamin Pangaribuan pada kegiatan pertemuan dengan pelanggan di atas 200 KVA (pelanggan besar) di sebuah hotel terkemuka di Pekanbaru Selasa (18/2/14).

Untuk itu menurutnya, guna menjalin silaturahmi dan upaya meningkatkan kerjasama PLN dengan pelanggan besar (Up to 200 KVA) PLN WRKR menggelar Costumer Gathering. 

Selain silaturahmi, temu pelanggan yang dilaksanakan sekarang ini adalah untuk mendapatkan masukan dari pelanggan besar mengenai berbagai hal dengan tujuan untuk meningkaþkan pelayanan PLN kepada costumer.

"Ini merupakan agenda tahunan untuk membangun komuniklasi dengan pelanggan besar," terangnya.

Kenaikan TDL 2014

Disinggung mengenai kenaikan TDL, Doddy Pangaribuan menyatakan bahwa informasi tersebut baru isu awal. Tetapi memang direncanakan akan diberlakukan paling cepat pada bulan Mei mendatang. 

"Kenaikan TDL tersebut adala untuk industri besar dan pelanggan besar. Kenaikan diperkirakan sekitar 30-60. Persen," terang Doddy.

Terkait kenaikan TDL untuk industri dan pelanggan besar, Ketua PHRI Riau, Ondi Sukmara mengatakan bahwa 105 hotel dan 112 restoran di Pekanbaru mendukung program pemerintah untuk menaikkan TDL. Namun PHRI meminta kenaikan tidak terlalu besar. 

Menurut Ondi, pihak hotel saat ini mengeluhkan low season yang terjadi, triwulan I 2014 (Januari-Maret). Ia mencontohkan untuk Hotel Furaya, dari 200 kamar yang ada, hanya terisi 80 kamar. Itu hanya bisa untuk bayar listrik, karyawan. Belum ada keuntungan bagi hotel. 

"Terkait rencana kenaikan TDL 2014, PHRI meminta untuk tidak menaikkan tarief dasar listrik. Kalau bisa diundurlah agar bisa recovery dulu untuk hotel, mall dan restoran yang saat ini mengalami low season," kata Ondi.***(H-we) 
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Ekbis
Komentar