THL Satpol PP Pekanbaru Mengudurkan Diri Berjamaah Pasca Tak Gajian
Selasa, 11 Oktober 2016 17:20 WIB
PEKANBARU - Akibat tidak jelasnya jadwal menerima gaji dan kebijakan pemotongan gaji tenaga harian lepas (THL) yang dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, sejumlah THL Satpol PP Kota Pekanbaru dikabarkan mengundurkan diri.
Mundurnya beberapa anggota Satpol PP disebabkan tak sesuainya honor yang diterima dengan jam kerja yang dijalankan, serta beratnya beban ekonomi yang ditanggung oleh anggota Satpol PP bersangkutan.
Seperti diungkapkan salah seorang anggota Satpol PP yang enggan namanya dipublikasikan. Dikatakannya, akibat pemotongan gaji, ada beberapa anggota mengundurkan diri.
"Akibat gaji dipotong, ada beberapa anggota Satpol PP mengundurkan diri bang. Bagaimana tidak bang, gaji yang diterima tak sesuai dengan kebutuhan sehari-hari, yakni sekitar Rp 1.500.000, itupun dipotong pula. Mau makan apa orang lagi bang. Sementara kerja dari pagi hingga malam," ungkap pria ini dengan nada kesal.
Berdasarkan data yang diperoleh, anggota Satpol PP yang mengundurkan diri sebanyak delapan orang, di antaranya berinisial WA, yang bertugas di piket pos lobi Kantor Walikota, ZI petugas Ditpatwal dan AK.
Di tempat terpisah, Kepala Badan (Kaban) Satpol PP Kota Pekanbaru, Zulfahmi Adrian ketika dikonfirmasi terkait banyaknya anggota Satpol PP yang mengundurkan diri membantah informasi tersebut.
"Mana ada yang mengeluh, kemaren saja mereka baru gajian. Tak ada yang mengundurkan diri. Buktinya hingga saat ini kita tidak ada menerima surat pengunduran diri dari anggota," ujar Zulfahmi membantah keras informasi yang diperoleh.
(rdk/rtc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Politik
DPRD Pekanbaru Sahkan Ranperda Keuangan dan Administrasi
-
Hukrim
Kinerja Tim Saber Pungli Pekanbaru Dipertanyakan
-
Kesehatan
Walikota Pekanbaru Bantah Pemberitaan Pejabat Pemko Keracunan Makanan
-
Kesehatan
Dinas Kesehatan Riau Siagakan Tim Medis 24 Jam Selama Lebaran
-
Ekbis
Dishub Pekanbaru Kembali Amankan Duaa Taksi Uber
-
Sosial
Gubri Minta Wako Pekanbaru dan Bupati Kampar Perbaiki Layanan Publik

