• Home
  • Ekbis
  • Warga Dua Kelurahan Keluhkan Kelangkaan Gas Elpiji di Dumai

Warga Dua Kelurahan Keluhkan Kelangkaan Gas Elpiji di Dumai

Rabu, 20 November 2013 12:09 WIB

DUMAI - Kelangkaan gas elpiji bukan terjadi di Kecamatan Medang Kampai saja, kini kelangkaan sudah merambah ke dua kelurahan di Kecamatan Bukit Kapur. Dua kelurahan yang kini mengalami kelangkaan gas elpiji itu di Bukit Nenas dan Kampung Baru. Masyarakat di daerah itu saat ini sudah mengeluhkan kondisi kelangkaan gas elpiji tersebut. Kejadian ini sudah terjadi sejak beberapa hari belakangan ini, Rabu (20/11/13).

Ketua RT 11 Kelurahan Bukit Nenas, Santoso mengatakan, seharusnya di daerahnya tidak harus mengalami kelangkaan gas elpiji ukuran 3 kilogram tersebut, mengingat terminal SPBE sebagai tempat pengisian gas elpiji berada di wilayah kecamatannya. Dia sangat menyayangkan sulitnya masyarakat memperoleh gas elpiji, bahkan harga tabung gas 3 Kilogram saat ini mencapai Rp25.000. Tentunya kondisi ini membuat masyarakat di daerah ini resah.

"Seharusnya kelangkaan elpiji ini tidak terjadi wilayah Bukit Kapur karena terminal SPBE pengisian elpiji berada tak jauh dari warga tersebut. Saya yang paling sangat kecewa pasokan elpiji diwilayah Bukit Nenas dan Kampung Baru, tiba-tiba di pangkalan tak lama kemudian langsung habis. Hal ini tentunya para masyarakat menjadi heran, kenapa gas elpiji yang baru tiba di pangkalan cepat habis," cetusnya.

Dirinya bersama masyarakat setempat menilai adanya upaya pihak pihak tertentu melakukan penimbunan gas elpiji disaat situasi kekisruhan kelangkaan gas elpiji saat ini. Hal ini nantinya dapat mempereoleh keuntungan lebih besar lagi, jika elpiji ini sulit didapat. Santoso juga meminta kepada pihak pemerintah agar segera lakukan pengecekan di SPBE Bukit Nenas ini dan juga turunkan tim di lapangan agar dapat segera mengetahui penyebab hilangnya gas elpiji ini di pasaran.

"Kami minta kepada pemerintah melalui instansi terkait untuk bisa menurunkan tim guna melakukan sidak adanya upaya penimbunan gas elpiji oleh oknum tidak bertanggung jawab demi meraup keuntungan lebih banyak. Dalam hal ini juga perlunya peranan pemerintah dan aparat hukum segera melakukan penyelidikan terhadap kelangkaan elpiji saat ini. Hal ini jangan sampainya upaya pihak-pihak yang nakal sengaja membuat kelangkaan elpiji ini," pungkas Santoso.***(die)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Ekbis
Komentar