Masyarakat Pekanbaru Keluhkan Isi Elpiji Bersubsidi
Jumat, 17 Oktober 2014 13:05 WIB
PEKANBARU - Sebagian masyarakat mengeluhkan adanya takaran atau isi gas elpiji bersubsidi tabung 3 kilogram (kg) yang tidak sesuai atau berkurang dari yang sebenarnya.
"Kemarin saya beli gas, di meteran saya lihat isinya berkurang sekitar satu garis," kata Melia (30), warga Kelurahan Kulim, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru, kepada Antara di Pekanbaru, Jumat.
Dia mengatakan, berkurangnya takaran gas bersubsidi tersebut sebenarnya sudah sering terjadi dan kebanyakan dijual oleh para pedagang pengecer.
"Ada saja masalah mengenai gas bersubsidi ini. Selain isinya yang sering kurang, juga selalu langka. Terlebih setelah kenaikan harga untuk gas non subsidi," katanya.
Anila (58), warga Kelurahan Tangkerang Timur, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru, menyatakan sejak beberapa hari lalu dirinya kesulitan untuk mendapatkan elpiji tabung 3 Kg.
"Banyak yang akhirnya terkendala akibatnya. Masakan jadi telah siap, dan parahnya kalau ada, harganya relatif lebih mahal. Kami mengharapkan pemerintah dapat mengawasi perdagangan gas ini," kata dia.
Pihak legislator Kota Pekanbaru berencana memanggil pejabat Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) setempat dan Pertamina untuk membahas persoalan itu.
"Kami ingin minta keterangan dari Disperindag dan Pertamina secara langsung kenapa gas elpiji bisa langka di Pekanbaru," kata Ketua DPRD Pekanbaru Syahril.
Sementara itu pihak Disperindag Pekanbaru menyatakan telah berkoordinasi dengan Pertamina untuk mengawasi pendistribusian elpiji mulai dari pangkalan hingga ke para pedagang pengecer.
Pihak Pertamina sebelumnya juga telah melakukan operasi ke sejumlah wilayah di Pekanbaru dengan menjual gas elpiji bersubsidi dengan harga normal.***(ant)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

