Pedagang Bakso Keluhkan Isu Bakso Becampur Daging Babi
Kamis, 26 Juni 2014 12:09 WIB
DUMAI - Sejumlah pejual bakso yang ada di Kota Dumai kini mengeluhkan adanya komentar dari Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Zailani Arifsyah yang menyebut adanya temuan bakso bercampur daging babi.
Komentar itu membuat pedagang bakso mengalami penurunan terhadap pembeli. Secara tidak langsung, komentar itu mematikan usaha para pedagang bakso yang tidak terbukti mencampur baksonya dengan daging babi.
"Pernyataan itu sangat memiskinkan kami sebagai pedagang bakso. Kalau menang ada ditemukan bakso mengandung daging babi, ya harusnya dijelaskan dimana lokasi temuannya itu (toko penjualnya)," ungkap Andre, pedagang bakso, Kamis (26/6/14).
Selain para pedagang bakso, kata dia, banyak pihak yang dirugikan dengan adanya isu tersebut terutama masyarakat pembeli. "Masyarakat kita jadi risau, dan yang rugi pedagang bakso, padahal belum tentu itu benar terkandung lemak babi," jelasnya.
Pihaknya meminta kepada yang bersangkut untuk bisa mengklarifikasi sebenar-benarnya kandungan daging babi di makanan bakso tersebut. Selain itu, pihaknya yang bersangkutan bisa menjalaskan dimata toko temuannya itu.
"Kita pedagang kecil ini terkena imbas dari komentar itu. Seharusnya, mereka yang memberikan komentar itu bisa menjelaskan secara rinci dimana ditemukannya kandungan daging babi di bakso itu," ungkapnya.***(adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?
-
Pendidikan
Tahun Baru Islam Jadi Momentum Pemko Dumai Perkuat Karakter Religius Pemuda
-
Lingkungan
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kapolda Riau Pimpin Penanaman Mangrove di Dumai
-
Sosial
Hari Lahir Pancasila 2026 di Dumai Berlangsung Khidmat, Perkuat Persatuan Bangsa
-
Sosial
Hari Raya Waisak 2026 Jadi Bukti Kokohnya Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
-
Politik
Hewan Kurban Presiden di Dumai, Sapi Samson 950 Kilogram Jadi Kebanggaan Peternak Lokal

