Pemko Dumai Sosialisasikan Ekonomi Syariah ke Masyarakat
Kamis, 13 November 2014 17:59 WIB
DUMAI : Pemerintah Kota Dumai mengadakan sosialisasi ekonomi syariah pada kegiatan pengembangan perekonomian masyarakat, yang dilaksanakan Kamis (13/11) di Hotel Comfort.
Pengembangan perekonomian Syariah merupakan perekonomian yang berdasarkan pada kaidah-kaidah hukum Islam. Perekonomian syariah hanya diberlakukan pada negara-negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam.
Indonesia termasuk mayoritas penduduknya beragama Islam, dari 240 juta jiwa, kurang lebih 90% penduduknya memeluk agama Islam. Dan Indonesia termasuk ke dalam populasi muslim terbesar di dunia.
"Oleh karena itu, Indonesia memiliki prospek yang sangat bagus untuk percontohan pengembangan ekonomi syariah," kata Sekretaris Kota Dumai, Said Mustafa saat membuka kegiatan sosialisasi.
Pada saat ini, Indonesia berada pada urutan ke-4 negara yang memiliki potensi dalam pengembangan industri keuangan syariah di dunia, setelah Negara Republik Islam Iran, Malaysia dan Arab Saudi.
Sementara untuk Kota Dumai sendiri telah memberikan kontribusinya bagi perbankan syariah dan pengembangan ekonomi masyarakat syariah sudah sejauh 7%. Dan Sekda sangat berharap, kedepannya masyarakat Kota Dumai dapat terus memberikan kontribusinya bagi pengembangan ekonomi syariah.
"Pada kesempatan ini, Pemerintah Daerah Kota Dumai sengaja mendatangkan dan mengundang pakar ekonomi Islam dari pusat dan daerah untuk memberikan pencerahan dan pembelajaran bagaimana sebenarnya pengembangan perekonomian yang sesuai dengan syariah Islam," sebutnya.
Sebagai umat Islam dan sebagai pelaku ekonomi, seluruh masyarakat khususnya masyarakat Kota Dumai berkewajiban mengembangkan perekonomian untuk kesejahteraan umat sesuai dengan kaidah-kaidah syariah Islam yang di anut.
"Membangun kesejahteraan (muslihun) dan peradaban di bumi adalah misi yang harus sesuai dengan kehendak Allah SWT, serta menjalankannya adalah bagian yang tidak dapat terpisahkan dari Ibadah kepada-Nya," kata Narasumber dari Guru Besar Ekonomi Islam UIN Suska Provinsi Riau, Prof.Dr.Akhmad Mujahidin,M.Ag.
Kemiskinan dan kebodohan merupakan musuh utama umat Islam. Tujuan utama pengembangan ekonomi syariah adalah meningkatkan kesejahteraan, menghapus kemiskinan dan menghilangkan kesenjangan sosial.
"Namun selain itu di dalam prakteknya kita juga harus menjalankannya sesuai dengan kaidah-kaidah syariah Islam itu sendiri," katanya.
Pengembangan perekonomian syariah bergerak disegala sektor seperti yang sudah ada, misalnya Bank Syariah, Asuransi Syariah, gadai Syariah, dan lain-lain yang menggunakan label syariah.
Turut hadir dalam kegiatan sosialisasi Kemenag Kota Dumai, KUA se-Kota Dumai, Ketua LAM, Ketua MUI, Ketua PMD, Ketua BAZ, Ketua FKUB, Para Akademisi dari Perguruan Tinggi dan SMK, Pimpinan Perbankan dan Para Mubaligh, serta tamu undangan lainnya.
Sementara untuk narasumber dihadirkan dari provinsi dan pusat diantaranya Prof.Dr.Akhmad Mujahidin,M.Ag guru besar ekonomi Islam dari UIN Suska Provinsi Riau, M.Abdul Majid Ikram asisten direktur Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Riau, dan Dr,Tatik Mariyanti sekretaris program studi doktor "Islam Ekonomic Finance" fakultas Ekonomi Universitas Trisakti Jakarta.
(via/via)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
PAD Parkir Terminal Barang Dumai Ditargetkan Rp18 Miliar
-
Sosial
Pemotongan DBH Tak Berdampak pada Tunjangan PNS Dumai
-
Sosial
Pemko Dumai Sosialisasi Peningkatan Kompetosi PPK & PPHP 2015
-
Olahraga
Disparbudpora Rakor Bahas 12 Cabor HUT Dumai Ke-16
-
Sosial
Pemko Dumai Teken Kerjasama dengan BPJS Kesehatan
-
Ekbis
Pemko Dumai Maksimalkan Pengelolaan Objek Pajak

