316 Warga Dumai Terkena HIV/AIDS

Senin, 01 Desember 2014 18:49 WIB
DUMAI : Bedasarkan catatan Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Kota Dumai, sebanyak 171 orang terkena virus HIV dan 145 orang lagi dinyatakan positif terkena AIDS.

Ketua Komisi KPA Kota Dumai Agus Widayat,  mengatakan kebanyakan penularan kasus HIV/AIDS di kota Dumai dari wirausahaan, pekerja Seks dan ibu rumah tangga, yang berusia sekitar 20 hingga 40 tahun.

"Masih banyak penderita yang tidak menyadari dirinya terinfeksi. Lalu melakukan hubungan seksual dan menularkan kepada pasangannya. Ini sangat memprihatinkan bagi daerah ini," katanya, Senin (1/12/14).

Kendati banyak yang terkena virus itu, namun Pemerintah Kota Dumai bersama dinas terkait dan sejumlah LSM terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait bahaya HIV/AIDS tersebut.

"Selain melakukan sosialisasi, Pemko juga telah menambah Puskesmas yang dapat melakukan pelayanan dan pengobatan kepada penderita HIV/AIDS. Ini dilakukan untuk mengurangi angka virus mematikan itu," ungkapnya.

Ditambahkannya, beberapa waktu lalu nara pidana di kelas II B Dumai telah melakukan pemeriksaan darah dan kalau ada yang positif terkena HIV/AIDS maka akan dilakukan pengobatan yang bekerja sama dengan Dinas terkait.

"Masyarakat yang terindikasi dapat tertular HIV/AIDS diimbau jangan pernah takut untuk memeriksaan diri ke rumah sakit atau puskesmas terdekat, Pemeriksaan ini untuk mencegah penyebaran virus yang dapat menimbulkan penyakit-penyakit baru dalam tubuh penderita," imbaunya.

Sedangkan kepada penderita, kata dia, harus segera memeriksakan diri ke rumah sakit atau puskesmas terdekat. Tujuannya untuk memantau CD4 penderita agar bisa tetap meneruskan kelangsungan hidup.

Ditambahkanya, kesadaran pemeriksaan ini dapat mengurangi angka kematian karena mengidap virus HIV/AIDS, Penderita yang sudah terdeteksi diharapkan tidak menutup diri dan bersembunyi.

"Jangan malu memeriksakan diri ke puskesmas terdekat, karena data si penderita HIV/AIDS akan dirahasiakan. Semua itu kita lakukan bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat yang sedang menderita penyakit," pungksanya.

(adi/adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Hukrim
Komentar